• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
terumbu karang. dunia gagal tahan laju kerusakan lingkungan

Berdasar laporan PBB, kerusakan biota laut selama 10 tahun terakhir yakni sebesar 10 persen. (Foto Ilustrasi: Pixabay)

Laporan PBB: Dunia Gagal, Tak Satupun Usaha Menghentikan Laju Kerusakan Lingkungan Terpenuhi

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in Internasional, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tak satupun target untuk menghentikan laju kerusakan lingkungan dipenuhi oleh para pemimpin dunia. Berdasar laporan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bidang Keanekaragaman Hayati, dalam 10 tahun terakhir ini, alam dan Bumi tetap menuju kehancuran yang signifikan.

Laporan yang dirilis jelang konferensi tingkat tinggi di New York akhir September ini pun tampak mencengangkan. Mulai dari penanganan polusi hingga perlindungan batu karang, komunitas internasional dianggap gagal total karena sama sekali tak terpenuhi. Padahal, hal itu sudah menjadi kesepakatan pada konferensi di Jepang pada tahun 2010 silam.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Mengutip laman The Guardian, hal ini merupakan kegagalan beruntun dalam dua dekade terakhir para pemimpin dunia gagal memenuhi target. Meski adanya progres, namun habitat alami terus menghilang. Sejumlah spesies tetap terancap punah akibat aktivitas manusia. Serta subsidi sebesar 500 miliar dollar yang mesti dibayarkan pemerintah dunia juga belum dipenuhi.

Pemerintah dunia gagal melindungi 17% wilayah perairan darat, 10% habitat laut, dan 44% wilayah keanekaragaman hayati paling penting di wilayah yang terlindungi. Kerusakan tersebut meningkat sebesar 29% dari data tahun 2000 silam.

Kepala bagian Keanekaragaman Hayati PBB, Elizabeth Maruma Mrema menegaskan bahwa saat ini umat manusia ibarat di persimpangan jalan yang menentukan generasi masa depan bisa merasakan keindahan alam dunia.

“Sistem kehidupan di Bumi secara keseluruhan sedang dikompromikan. Semakin banyak manusia yang mengeksplorasi alam dengan cara yang tidak berkelanjutan dan merusak kontribusi pada manusia,” terangnya seperti dilansir The Guardian.

Dalam laporan tersebut, adanya kerusakan lingkungan yang signifikan juga bisa meningkatkan risiko munculnya penyakit baru tiga hingga empat kali lipat. Laporan tersebut juga menyatakan bahwa jenis penyakit seperti VOCID-19 juga bakal muncul jika dunia tetap hancur.

Oleh karena itu, Maruma Mrema menuntut agar hal itu mengalami perubahan ke arah yang lebih baik.

“Semua ini harus diubah. Jika kita melakukan tindakan, tindakan yang tepat seperti tujuan yang disepakat, kita bisa transisi ke planet yang berkelanjutan,” terangnya dilansir BBC Internasional. (gg)

 

Tags: keanekaragaman hayatikerusakan lingkunganlingkunganPBBpencemaranPerserikatan Bangsa-BangsaUnited Nations
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
lomba lari jalanan di malang balap lari

Viral, Lomba Balap Lari Jalanan Juga Mulai Marak Terjadi di Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID