MOJOKERTO, Tugujatim.id – Seorang penjual kerupuk keliling membuat warga Canggu, Jetis, Kabupaten Mojokerto, geger pada Sabtu pagi (15/06/2024). Sebab, saat hendak melayani pembeli, dia tiba-tiba mendadak meninggal dunia. Tak pelak, ibu-ibu yang sedang berbelanja di sekitar tempat kejadian kaget dan histeris.
Belakangan, korban diketahui bernama Jumain, 59, warga Kaliwungu, Mlaras, Sumobito, Jombang. Keterangan dari salah satu warga sekitar, Jumain setiap hari berjualan kerupuk keliling sambil mengendarai motor Honda Supra warna hitam dengan nomor polisi L 3270 MZ memakai rombong terbuat dari anyaman bambu.
“Kami mengenali korban karena sering terlihat berjualan di sini. Bawa motor hitam, terus dua rombong penuh kerupuk,” ujar salah satu warga, M. Kholilullah, Sabtu (15/06/2024).
Ilul, sapaan M. Kholilullah, melanjutkan, saat mendapati tubuh Jumain roboh, salah satu ibu-ibu berteriak untuk minta pertolongan. Teriakan ibu-ibu tersebut kian keras saat tubuh Jumain sudah tergeletak di pelataran rumah warga.
“Lalu kami dengar ada teriakan ibu-ibu minta pertolongan. Ternyata penjual kerupuk keliling yang kami kenali sudah tergeletak. Kami langsung mendekati korban,” imbuhnya.
Jumain sempat terlihat masih bernapas saat Ilul hampir sampai ke lokasi korban tergeletak. Namun, saat hendak mendekat ke tubuh Jumain, nyawa penjual kerupuk keliling tersebut sudah tidak tertolong.
“Sempat terlihat masih bernapas. Lalu saat sudah dekat, sepertinya sudah napas terakhir,” ujarnya.
Baca Juga: Pria di Surabaya Ditemukan Meninggal saat Jogging, Penyebab Kematian Masih Diselidiki
Ilul mengatakan, dirinya tidak tahu pasti apa penyebab kematian Jumain. Menurut Ilul, tidak ada gerak-gerik atau tanda-tanda tubuh Jumain mengalami sakit saat berjualan kerupuk ke warga Canggu dan sekitarnya.
“Sudah lama jualan, hampir tiap hari ke sini. Banyak warga yang mengenali. Tidak tahu penyebab (kematian) karena apa,” ujarnya.
Tidak berselang lama, petugas PMI Kabupaten Mojokerto datang ke lokasi untuk mengevakuasi jasad Jumain menuju Rumah Sakit dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, untuk divisum. Sementara polisi dari Polsek Jetis berikut tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto Kota memeriksa beberapa saksi mata sekaligus memasang garis polisi (police line).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








