• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
corona ventilator oksigen

Kabupaten Malang masih kekurangan ventilator oksigen seiring naiknya kasus COVID-19 di wilayahnya. (Foto: Pixabay)

Kabupaten Malang Kekurangan Ventilator Oksigen, Pemkab Fokus Upaya Preventif

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Malang -Terus naiknya jumlah pasien COVID-19 di Kabupaten Malang membuat banyak rumah sakit kekurangan alat bantu pernafasan atau ventilator oksigen.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo. Ia mengatakan jika yang penuh saat ini bukanlah ruangan, melainkan alat bantu nafas atau biasa disebut ventilator.

You might also like

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

21/07/2026 6:45 PM
Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

21/07/2026 6:33 PM

“Sekarang yang jadi masalah adalah ventilator, karena banyak orang butuh ventilator itu kesulitan. Untuk saat ini yang punya ventilator hanya RSUD Kanjuruhan dan Wava Husada,” terangnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (19/09/2020).

Baca Juga: 31 Penghuni Ponpes Al Izzah Kota Batu Positif COVID-19

Sebagai informasi, hingga saat ini jumlah pasien positif COVID-19 belum menunjukkan adanya penurunan di Kabupaten Malang. Berdasarkan laporan Dinas Kominfo Kabupaten Malang, per 18 September 2020 ini saja sudah tercatat 866 pasien dinyatakan positif COVID-19. Dengan rincian 754 pasien sembuh dan 55 lainnya meninggal dunia.

Sementara pasien suspek COVID-19 sejumlah 1.412 pasien, dengan rincian 338 pasien dirawat di rumah sakit, 152 pasien isolasi mandiri, 4 pasien di gedung observasi dan 918 sembuh.

Melihat masih banyaknya pasien COVID-19 tersebut, muncul isu jika rumah-rumah sakit rujukan COVID-19 di Kabupaten Malang mulai penuh dan kewalahan.

“Jadi, yang penuh itu bukan ruangannya tapi ventilatornya. Karena kota sementara hanya punya 4 ventilator, yaitu 2 di RSUD Kanjuruhan dan 2 di Wava Husada,” terangnya.

Padahal, Sebenarnya setiap rumah sakit rujukan harusnya minimal memiliki 1 ventilator. “Makanya kemarin saya memberanikan diri agar RS di Lawang meminjamkan ventilator ke RSUD Kanjuruhan,” ujarnya.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Terus Meningkat, Khofifah Bakal Realisasi RS Lapangan Darurat di Malang

“Tujuannya agar busa menambah kapasitas pasien di RSUD Kanjuruhan,” imbuhnya.

Artinya, 3 RS rujukan lainnya seperti RS Prima Husada, RSI Gondanglegi dan RS Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) masih belum memiliki ventilator oksigen.

Arbani mengakui pihaknya memiliki keterbatasan untuk pengadaan ventilator oksigen. “Kita ada keterbatasan di situ, kalau kita beli ventilator dan dititipkan ke RS swasta nanti kita kena aturan,” jelasnya.

Dan harga satu ventilator oksigen sendiri ternyata tidaklah murah. “Harga ventilator itu tergantung ya, tapi yang kita punya sekitar Rp 700 juta – Rp 800 juta,” sebut pria yang mengawali karir sebagai dokter gigi ini.

Ditambah, ternyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Makatng ternyata tidak fokus kepada permasalahan tersebut.

“Kita sudah minta bantuan ke Pemkab, tapi kita fokusnya bukan di sana. Kita fokusnya ke pencegahan/preventif dan bukan kuratifnya,” paparnya.

Kepada tugumalang.id, partner Tugu Jatim, Arbani menjelaskan fungsi ventilator oksigen ini ternyata sangat vital bagi pasien COVID-19. “Ventilator ini fungsinya untuk pasien COVID-19 yang sesak nafas tidak hanya butuh bantuan oksigen, untuk penyerapan oksigen oleh pasien itu dibantu ventilator,” jelasnya.

“Jadi, bukan hanya kebutuhan oksigen yang biasa, tapi kebutuhan oksigen yang dibantu didorong dengan ventilator,” pungkasnya. (rap/gg)

 

Tags: corona viruscovid-19Dinas KesehatamDinkes Kabupaten MalangKabupaten MalangMalangpandemivirus corona
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Next Post
melvin tenggara donasi hazmat surabaya

Kendarai Lamborghini, Crazy Rich Surabaya Melvin Tenggara Donasikan Ribuan Pakaian Hazmat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID