TUBAN, Tugujatim.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban menetapkan target partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Tuban 2024 sebesar 81 persen.
Target ini disampaikan usai launching Maskot dan Pilbup Tuban 2024 oleh Ketua KPU Kabupaten Tuban, Zakiyatul Munawaroh.
Dalam sebuah wawancara eksklusif, Zakiyatul Munawaroh mengungkapkan angka partisipasi ini dirancang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat yang pada Pilbup sebelumnya berada di angka 76,5 persen.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi ini. Target 81 persen ini adalah bagian dari upaya kami untuk mencapainya,” ujar Zakiyah.
Sementara itu, angka partisipasi masyarakat secara nasional dalam Pemilihan Presiden dan Pemilu 2024 ditargetkan mencapai 85 persen.
Angka partisipasi nasional untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati sendiri diproyeksikan sebesar 77,5 persen.
Zakiyah juga bersyukur ada peningkatan signifikan partisipasi masyarakat di Tuban jika dibandingkan dengan tahun 2015.
“Pada tahun 2015, partisipasi masyarakat Tuban hanya sebesar 51,91 persen. Namun, berkat upaya terus-menerus dari KPU dan berbagai elemen masyarakat, angka tersebut meningkat menjadi 76,5 persen. Ini adalah kenaikan yang signifikan sebesar 25,5 persen,” jelasnya.
Untuk mencapai target angka partisipasi masyarakat Pilbup 2024 sebesar 81 persen, KPU Kabupaten Tuban akan mengintensifkan berbagai program sosialisasi dan pendidikan pemilih.
“Kami akan menggandeng berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dan media, untuk menyukseskan Pilbup 2024. Kami juga akan mengoptimalkan penggunaan teknologi dan media sosial untuk menjangkau lebih banyak pemilih muda,” tambahnya.
Dengan upaya yang terus ditingkatkan, KPU Kabupaten Tuban optimis target angka partisipasi masyarakat Pilbup 2024 sebesar 81 persen bisa tercapai, dan masyarakat Tuban akan semakin sadar akan pentingnya peran mereka dalam proses demokrasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Imam Abu Hanifah








