MOJOKERTO, Tugujatim.id – Tim Proyeksi Porprov Cabor Sepak Bola Mojokerto menjajaki peluang uji coba melawan Tim PON Jatim. Rencana ini muncul pasca Tim Proyeksi Porprov batal berlatih tanding melawan Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2024.
“Kami sempat membuka komunikasi dengan timnas, namun waktunya terlalu mepet. Jadi kami coba komunikasi dengan tim PON Jatim untuk rencana uji coba,” kata pelatih sepak bola Mojokerto proyeksi Porprov, Nono Srihartowo, Minggu (7/7/2024).
Nono melanjutkan, kehadiran timnas Indonesia di Surabaya bisa menjadi lawan tanding ideal. Terlebih level permainan timnas bisa dicicipi langsung oleh tim proyeksi tersebut. “Tapi karena sudah mepet, tidak jadi uji coba. Sebenarnya mumpung kesempatan bagus, timnas Indonesia sedang di Surabaya. Untuk memantau mental pemain juga hasil latihan reguler,” sambung Nono.
Nono melanjutkan, uji coba dimaksudkan sebagai bentuk pembenahan. Koordinasi antar pemain dipandang belum selaras, sehingga masih sering terjadi kesalahan dasar seperti salah umpan, maupun peluang yang terbuang sia-sia.
“Kekompakan tim yang utama. Tidak boleh terlalu mengandalkan skill individu. Itu yang kami tekankan selalu. Timing juga harus paham, kapan bawa bola sendiri, kapan umpan ke teman,” tandas Nono.
Sedikitnya terdapat total 30 pemain yang saat ini termasuk dalam skuad proyeksi asuhan Nono. Dari kesemua pemain tersebut, Nono mengaku kualitas rata-rata pemain masih standar. “Kami masih memantau beberapa pemain lagi. Tapi masih belum bisa bergabung,” urainya.
Sebelumnya, pada Porprov VIII 2023 lalu, Mojokerto Raya didapuk menjadi tuan rumah bersama dengan Sidoarjo dan Jombang. Pada ajang tersebut cabor sepak bola berhasil lolos hingga babak semifinal untuk kali pertama. Namun pada babak semifinal, langkah skuad asal Bumi Majapahit harus terhenti setelah menelan kekalahan dari cabor sepak bola Sidoarjo.
Perjalanan skuad tersebut berawal pada fase babak penyisihan sepak bola Porprov VIII Jatim.
Grup A dihuni oleh tim dari Kabupaten Sidoarjo, Kota Blitar, Kota Kediri dan Kabupaten Lumajang. Lalu untuk grup B diisi oleh tim sepak bola dari Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Kediri, Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan.
Grup C terisi tim sepak bola asal Kabupaten Jombang, Kota Surabaya, Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Banyuwangi. Sedangkan untuk grup D dihuni oleh tim asal Kabupaten Jember, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Trenggalek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








