MALANG, Tugujatim.id – Manajemen Arema FC kini mengajukan keberatan atas pendaftaran logo singo yang dalam beberapa waktu terakhir mendapat sorotan tajam dari Aremania.
Tim berjuluk Singo Edan ini memutuskan mengambil langkah resmi dengan mengajukan keberatan atas pendaftaran logo yang dinilai bermasalah itu. Padahal, tim selama ini menempuh jalur kekeluargaan dan menahan diri dalam waktu yang cukup lama.
Babak baru upaya Arema FC memperjuangkan legalitas logo singa bertindik agar memperoleh kepastian hukum sebagai bagian dari identitas resmi klub.
Baca Juga: Besok! 1.000 Personel Disiapkan Polres Malang Amankan Laga Arema vs PSIM di Stadion Kanjuruhan
Manajemen Buka Ruang Komunikasi Jaga Kondusivitas
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menjelaskan, sikap manajemen tim memilih diam selama ini, bukan berarti tidak bergerak. Manajemen pilih pendekatan yang terukur demi menjaga kondusivitas dan membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan.
“Diam bukan berarti tidak bergerak. Kami selama ini memilih pendekatan terukur, menahan diri, tidak terpancing, dan memperhitungkan setiap langkah demi menjaga kondusivitas seluruh keluarga besar Aremania,” ujar pria yang akrab disapa Inal ini, Sabtu (06/06/2026).
Dia menambahkan, manajemen Arema pun membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk yayasan dan pihak-pihak yang merasa memiliki keterkaitan dengan identitas klub. Jalur kekeluargaan ditempatkan sebagai prioritas utama agar persoalan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan kegaduhan yang lebih besar.
Tetapi selama proses perjalanan, upaya Arema FC yang baik dinilai tidak direspons yang sejalan. Bahkan, manajemen melihat ada pihak yang justru memperkeruh suasana dan tidak menghargai proses penyelesaian.
“Kami tetap menghormati seluruh pihak yang memiliki hubungan historis dengan Arema. Tetapi kami juga harus jujur bahwa tidak semua pihak memiliki niat yang sama untuk menjaga ketenangan, dan menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik. Ketika proses kekeluargaan tidak dihargai, maka kami memiliki tanggung jawab untuk mengambil langkah yang lebih tegas,” tegas Inal.
Perjuangkan Pendaftaran Logo Singa Bertindik
Selain ajukan keberatan, pihak manajemen juga memastikan akan memperjuangkan pendaftaran logo singa bertindik secara resmi sebagai bagian dari identitas klub.
Baca Juga: 4 Gol tanpa Balas, Persebaya Porak Porandakan Pertahanan Arema FC di Bali
Tindakan ini dilakukan untuk memberi kepastian hukum sekaligus menjawab aspirasi suporter yang selama ini menginginkan kejelasan atas simbol tersebut.
“Bagi kami perjuangan bukan hanya tentang logo, tetapi tentang menjaga identitas, sejarah, dan marwah Arema. Kepatuhan hukum terhadap aset logo penting untuk memiliki legal standing. Seperti halnya logo singa mengepal yang kini eksisting, tentu juga tetap dirawat. Aremania adalah alasan kami berdiri dan suara mereka menjadi arah yang kami perjuangkan,” tandas Inal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Dwi Lindawati







