Menjawab persoalan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mengusung konsep green tourism atau ekowisata demi mengatasi sampah pasca event di lokasi wisata dan menciptakan pariwisata berwawasan lingkungan
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember, Bambang Rudianto menjelaskan jika konsep Green Tourism tersebut bertujuan menciptakan kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan.
“Ekowisata ini adalah, kita menciptakan green-green environment, jadi green tourism,” jelas Bambang Rudianto, saat ditemui Tugujatim.id pada Sabtu (13/7/2024).
Ia mengungkapkan minimnya kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan. Hal itu terlihat dengan masih banyak ditemukan melalui sampah-sampah yang berserakan, baik di beberapa tempat wisata maupun setelah event.
“Selama ini biasanya kalau saudara tahu, ada perhelatan biasanya ada sampah dimana-mana dan sebagainya,” katanya.

Melalui pariwisata berwawasan lingkungan tersebut, nantinya Pemkab Jember akan berorientasi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar menjaga lingkungan.
Mengingat, menjaga lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak-pihak tertentu. Melainkan, semua pihak termasuk masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarang.
“Hari ini kita lebih banyak mengedukasi kepada warga kita, juga para wisatawan, warga masyarakat terutamanya, kita sama-sama menjaga. Jadi green tourism sudah kita mulai,” tegas Bambang.
Setidaknya, Bambang mengungkap, terdapat empat tempat wisata yang mengusung konsep ekowisata dan berada di bawah naungan Pemkab Jember. Selain itu, terdapat ratusan destinasi wisata lainnya yang tersebar di Kabupaten Jember.
Di antaranya ada Puncak Rembangan, Pemandian dan Hotel Kebon Agung, Pemandian Patemon Tanggul, dan Pantai Watu Ulo.
“Selain itu, destinasi kita di Jember ini ada 112 destinasi wisata sebenarnya,” jelas Bambang.
Dirinya juga menjelaskan bahwa, Kabupaten Jember memiliki wisata yang kompleks dan lengkap. Mulai dari wisata pegunungan di Argopuro, perkebunan teh, air terjun, tempat wisata buatan, wisata religi, hingga wisata di tepi pantai.
Terkait persiapan, Bambang belum menjelaskan secara gamblang terkait upaya apa saja yang dipersiapkan untuk menghadirkan green tourism di Kabupaten Jember.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Imam Abu Hanifah








