MOJOKERTO, Tugujatim.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto mempertimbangkan rekrutmen baru untuk Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS). Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto Dody Faizal mengatakan, opsi tersebut ditempuh guna meningkatkan pengawasan jalannya Pilkada Mojokerto 2024.
“Karena PTPS kan mengawasi langsung tempat pemungutan suara. Jadi kami berharap pengawasan lebih maksimal lagi. Mungkin opsi itu yang bisa kami tempuh sambil memantau kondisi nanti,” ujar Dody saat di sela acara Sarasehan Cegah Pelanggaran Pilkada 2024 bareng PWI Mojokerto Raya, Senin (15/07/2024).
Dody mendorong peran serta seluruh pihak, termasuk insan media untuk mengawasi jalannya Pilkada November nanti.
“Indeks kerawanan pemilu untuk Kabupaten Mojokerto 2020 lalu masuk peringkat tiga. Untuk 2024 belum rilis, mungkin akhir Agustus (baru dirilis). Kami berharap semoga Kabupaten Mojokerto tidak menempati urutan rawan,” sambungnya.
Sementara mengacu pada Perbawaslu Nomor 3 Tahun 2022 menjelaskan bahwa tugas PTPS tidak hanya mengawasi persiapan sekaligus pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS. PTPS juga dapat mencegah bila ditemukan dugaan pelanggaran pemilu.
PTPS sendiri juga mempunyai beberapa kewenangan. Seperti menyampaikan keberatan bila ditemukan dugaan pelanggaran dan atau penyimpangan dalam proses pemungutan dan penghitungan suara, menerima salinan berita acara serta sertifikat pemungutan dan penghitungan suara, lalu melaksanakan kewenangan lain sesuai perundang-undangan yang berlaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








