MALANG, Tugujatim.id – RSU Wajak Husada kembali menggelar workshop di Gedung Puguh Foundation, Sabtu (13/07/2024). Ratusan tenaga kesehatan se-Malang Raya mengikuti acara bertajuk “Workshop Kesehatan Tatalaksana Kegawatdaruratan Pada Neonatus”.
Acara RSU Wajak Husada dilakukan karena peduli dengan kesehatan ibu dan bayi yang sering menjadi masalah utama dalam ekosistem. Selain itu, kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi menjadi isu sentral yang tidak pernah sepi untuk dikupas karena semakin meningkatnya kesadaran masyarakat.
Baca Juga: Lebaran Yatim, Kemenag Tuban Bareng Baznas dan LAZ Kolaborasi Bagikan 4.080 Paket Bantuan
Direktur RSU Wajak Husada dr Hj Fitriya Fajar Wati MKes menyampaikan, RS Wajak Husada berkomitmen dalam upaya memberi layanan terbaik kepada masyarakat. Caranya dengan terus meningkatkan skill, kompetensi, dan wawasan para tenaga kesehatan. Salah satunya dengan rutin menyelenggarakan seminar maupun workshop.
“Kami merasa penting untuk menyelenggarakan workshop seperti ini karena kami sebagai fasilitator layanan kesehatan harus terus memberikan yang terbaik bagi kesehatan masyarakat,” terang wanita yang akrab dipanggil dr Fitri ini.
Dia mengatakan, kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi menjadi perihal penting bagi RSU Wajak Husada.
Baca Juga: Unim Mojokerto Raih Hibah PDK 2024, Kolaborasi Bareng Dua Kampus
“Karena itu, kami terus meningkatkan mutu dan kualitas layanan terkait hal ini,” imbuh dr Fitri yang juga terkenal sebagai seorang influencer di Instagram.
Ratusan peserta antusias mengikuti acara yang berlangsung sejak Duhur hingga jelang Magrib tersebut. Selain materi yang langsung diberi oleh expertnya yakni dr Dewangga Sp A, peserta juga mendapatkan tools kit materi dan e-sertifikat.
Peserta diajari dan praktik langsung bagaimana tatalaksana kegawatdaruratan pada neonatus seperti resusitasi neonatus dasar, manajemen asifiksia neonatorum, CPR pada neonatus dan CPR pada ibu melahirkan, serta banyak materi teknis lainnya. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati








