• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi virus berusia 15.000 tahun yang ditemukan di dataran tinggi Tibet/tugu jatim

Ilustrasi virus berusia 15.000 tahun yang ditemukan di dataran tinggi Tibet. (Foto: Pixabay)

Virus 15.000 Tahun Lalu Ditemukan di Es Gletser Dataran Tibet

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in Internasional, Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

TIBET, Tugujatim.id – Sebuah studi tentang es gletser di Tibet yang berusia hampir 15.000 tahun menemukan bahwa es tersebut berisi virus yang belum pernah diketahui sebelumnya. Temuan ini sebagaimana dilaporkan IFL Science.

Virus yang ditemukan sejauh ini mungkin tidak dapat menginfeksi manusia, tetapi belum diketahui jika terdapat hal lain yang muncul di lain waktu. Adapun penemuan virus ini tidak terlepas dari melelehnya es.

You might also like

Colony.

Colony Tayang Awal Juni 2026, Film Zombie Korea Terbaru Ini Tembus 4 Juta Penonton dalam Dua Pekan

04/06/2026 10:01 AM
Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM

“Pelelehan es tidak hanya menyebabkan hilangnya mikroba dan virus purba yang terperangkap, tetapi juga melepaskannya ke lingkungan di masa kini,” tulis para peneliti dalam sebuah studi baru di microbiome journal.

Dalam penelitian yang dipimpin oleh ahli mikrobiologi Zhi-Ping Zhong dari universitas Ohio tersebut telah berhasil mengidentifikasi berbagai macam virus unik berusia 15.000 tahun. Virus ini ditemukan pada lapisan es guliya di dataran tinggi Tibet.

“Gletser ini terbentuk secara bertahap bersama dengan debu dan gas. Jadi banyak virus juga yang tersimpan di es itu,” kata Zhong.

Selain itu para peneliti tersebut menemukan kode genetik dari 33 virus yang ada. Dari sekian ini, hanya empat di antaranya yang berhasil diketahui. Keempatnya adalah virus yang menginfeksi bakteri dan lebih mungkin dimanfaatkan oleh manusia daripada menimbulkan ancaman.

Sementara 29 jenis virus lainnya tidak banyak yang diketahui, namun diperkirakan virus-virus ini juga hidup di mikroba tanah atau tanaman, bukan pada hewan.

“Virus ini dapat berkembang biak di lingkungan yang ekstrem,” kata Matthew Sullivan, ahli mikrobiologi univesitas Ohio.

Menurut Science Alert, setelah membandingkan urutan genetik virus tersebut dengan data base virus yang diketahui, peneliti menemukan bahwa virus paling banyak ditemukan di inti es adalah bakteriofag. Virus ini menginfeksi methylobacterium, yaitu bakteri penting untuk siklus metana di dalam es.

Dengan demikian, peneliti menyimpulkan bahwa virus beku ini kemungkinan berasal dari tanah atau tanaman dan memfasilitasi perolehan nutrisi untuk inangnya.

Tags: bakterigenetikMikrobamikrobiologiPurbavirus
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Colony.

Colony Tayang Awal Juni 2026, Film Zombie Korea Terbaru Ini Tembus 4 Juta Penonton dalam Dua Pekan

by Dwi Linda
04/06/2026 10:01 AM
0

Tugujatim.id – Colony tayang di Indonesia akhirnya menjadi kenyataan bagi para penggemar film Korea yang sudah lama menantikan penayangannya di...

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Next Post
Ilustrasi tindakan plagiat. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ombudsman RI Dalami Kasus Plagiat Bakal Calon Rektor UIN Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID