MALANG, Tugujatim.id – Digital marketing menjadi hal wajib yang harus dilakukan bagi pelaku usaha apapun agar produk yang dibuat bisa semakin dikenal, apalagi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satunya adalah pelaku UMKM bernama Retananda, yang merupakan pendiri brand Baheera cogift.
Ia hadir dalam workshop digital marketing yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) berkolaborasi dengan PWI Malang Raya pada Kamis (22/08/24) lalu.
Menurut Retananda, alasan utama ia mengikuti berbagai workshop adalah untuk memperluas pengetahuan dan jaringan. Pengalaman dari workshop sebelumnya telah menambah wawasan dan keterampilan yang bermanfaat untuk pengembangan usaha.
“Sangat positif dan penting sekali mengikuti workshop seperti ini. Apalagi era digital seperti saat ini,” ungkap Retananda pada tugujatim.
Brand Baheera.cogift sendiri dikenal dengan produk tas goni yang dilapisi laminasi tahan air, yang menawarkan kualitas dan kekuatan yang tahan lama.

Lebih lanjut ia mengungkapkan tantangan yang dihadapi selama ini, khususnya di pasar Malang. Dengan harga produk yang berkisar Rp100.000 ke atas, ia berupaya menbaheerahdirkan produk dengan harga lebih terjangkau, seperti tas kecil seharga sekitar Rp35.000, untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Sejak usahanya dimulai pada tahun 2020, di tengah pandemi, Retananda telah beradaptasi dengan strategi pemasaran yang lebih luas, sehingga produk yang ia buat dapat menjangkau berbagai daerah seperti Bali, Jakarta, Sulawesi, Kalimantan, serta Surabaya dan Malang.
Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu kendala utama yang dihadapinya sebagai pelaku UMKM adalah biaya admin e-commerce yang cukup tinggi, hal itu sering menjadi penghambat.
“Sekarang ini yang menghambat menjadi salah satunya itu (admin e-commerce),” ungkapnya.
Retananda berharap workshop seperti ini bisa intensif dilakukan, karena sangat membantu pelaku usaha kecil seperti dirinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Yona Arianto Anggoro








