• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Blewah Banaran.

Petani Desa Karangasem, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, memanen Blewah Banaran yang menguntungkan saat musim kemarau. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Tanam Blewah Banaran, Petani Tuban Justru Raup Omzet di Tengah Musim Kemarau

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Musim kemarau sering kali menjadi momok bagi para petani di berbagai daerah. Namun, di Desa Karangasem, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Sunaman, seorang petani blewah Banaran, justru menemukan berkah tersendiri.

Dia menanam blewah Banaran asal Batu, Jawa Timur. Varietas ini baru kali pertama dia coba tanam. Hasilnya memuaskan, Sunaman dan rekan-rekannya senang berhasil membudidayakannya.

You might also like

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

04/06/2026 9:30 PM
Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

03/06/2026 8:13 PM

Bahkan, Sunaman mampu memanen sekitar 2,5 ton blewah dalam sekali tanam dengan luas lahan setengah hektare atau sekitar 5.000 meter persegi. Ini bukan hanya soal jumlah, tetapi juga soal kualitas.

“Selain harganya yang cukup stabil di pasaran, keunggulan rasa varietas Blewah Banaran juga manis,” ujarnya dengan penuh semangat.

Baca Juga: Paus Fransiskus Kunjungan, Presiden Jokowi Promosi Bhinneka Tunggal Ika

Saat ini, harga jual blewah di tingkat petani mencapai Rp5.500 per kilogram. Harga ini cukup menjanjikan di tengah fluktuasi pasar pertanian lainnya.

Pemasaran blewah dari Desa Karangasem ini ternyata tidak sulit. Para tengkulak datang langsung ke ladang untuk membeli hasil panen. Hal ini tentu menjadi keuntungan bagi para petani yang tidak perlu repot memikirkan distribusi hasil taninya.

Musim kemarau yang biasanya menjadi tantangan, ternyata justru menjadi keuntungan tersendiri bagi Sunaman. Keseimbangan dalam pengairan menjadi kunci sukses bagi para petani blewah.

Blewah Banaran di Tuban.
Imam Furi, pengunjung memanen Blewah Banaran di Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

“Memang kalau musim kemarau ini rasa buah akan semakin manis. Namun, harus diperhatikan dalam pemberian airnya. Kalau kebanyakan, tanaman bisa mudah mati. Kalau kekurangan air, hasilnya tidak maksimal,” jelasnya.

Sementara itu, Imam Furi, salah satu warga yang ikut memanen, turut mengapresiasi kualitas blewah yang dihasilkan.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Penginapan Murah di Malang Low Budget di Bawah 100 Ribuan, Cocok untuk Traveler 

“Rasa buah dari blewah ini cukup manis dan sangat cocok dimakan saat panas seperti ini,” ungkapnya.

Blewah Banaran bukan hanya memberikan keuntungan finansial, tetapi juga membuka peluang baru bagi para petani di Tuban. Varietas ini membuktikan bahwa dengan perawatan yang tepat dan pemilihan varietas yang unggul, petani bisa tetap meraup untung meski di tengah tantangan musim kemarau.

Keberhasilan Sunaman dan para petani di Desa Karangasem ini menjadi inspirasi bagi petani lainnya untuk terus berinovasi dan mencari peluang di tengah segala keterbatasan. Musim kemarau tidak lagi harus menjadi musuh; dengan pemahaman yang baik tentang tanaman dan lingkungan, tantangan tersebut justru bisa menjadi pintu menuju kesuksesan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniBerita musim kemarauBlewah Banaran di TubanKabupaten Tuban hari iniMusim kemarau 2024Petani Blewah Banaran
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 8:14 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Momentum Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya pedagang hewan...

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Next Post
Sintya Marisca.

Dijodoh-jodohkan Netizen, Duet Sintya Marisca dan Abidzar Al Ghifari Bikin Baper Parah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID