SURABAYA, Tugujatim.id – Pemerintah Kota Surabaya baru saja menerima insentif fiskal senilai Rp19 miliar dari Kementerian Keuangan karena dinilai sukses menekan angka kemiskinan dan stunting di Kota Pahlawan.
“Alhamdulillah. Ini menunjukkan jika upaya Pemkot Surabaya untuk kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat berada di jalur yang benar meski perlu evaluasi,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Eri menilai, kucuran insentif fiskal kepada daerah menunjukkan stimulus pemerintah pusat ke daerah yang memiliki kinerja terukur. Jadi, dampaknya turut dirasakan masyarakat.
Baca Juga: Prancis vs Italia: Gli Azzuri Menggunduli Tuan Rumah Les Tricolores 1-3 di UEFA Nations League 2024
“Insentif fiskal ini menumbuhkan budaya inovasi dan akselerasi pelayanan publik lebih baik lagi di daerah,” jelasnya.
Diketahui, insentif fiskal yang diterima Pemkot Surabaya senilai Rp19 miliar tersebut terbagi di antaranya untuk kinerja penghapusan kemiskinan Rp7,17 miliar; percepatan penurunan stunting Rp6,49 miliar; dan percepatan belanja daerah Rp5,36 miliar.
Angka kemiskinan ekstrem di Surabaya berada di level 0,42 persen pada 2024. Tahun 2022 di level 0,8 persen dan 2021 di level 1,2 persen.
Eri mengklaim, untuk menekan angka kemiskinan, dia menjalankan beberapa program di antaranya padat karya, bedah rumah, dan produksi paving yang melibatkan warga miskin.
“Termasuk memanfaatkan aset Pemkot Surabaya untuk tempat budi daya perikanan dan semacam urban farming yang memberdayakan warga kurang mampu,” bebernya.
Sementara itu, untuk stunting, Pemkot Surabaya mengklaim berada di angka 0 persen alias nihil kasus. Pemkot Surabaya juga menggeber percepatan belanja daerah APBD untuk menggerakkan perekonomian. Tercatat, pertumbuhan ekonomi Kota Surabaya pada 2023 berada di angka 5,7 persen.
“Semakin cepat belanja daerah tersalurkan, semakin cepat juga perekonomiannya bergerak. Tapi tidak mengabaikan tata kelola pemerintahannya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Izzatun Najibah
Editor: Dwi Lindawati








