TUBAN, Tugujatim.id – Pria Tuban pasien rawat jalan Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya mengkhiri hidup dengan gantung diri menggunakan seutas tali dalam rumahnya. Korban diketahui sebagai MUL (62) warga Desa Grabagan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban.
Informasi diterima TuguJatim.id, peristiwa pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Dwi Cahyo yang saat itu hendak membuka pintu belakang rumah korban sekitar pukul 04.30 WIB. Dwi awalnya hanya melihat ada kursi biru di kamar korban, dan seketika terkejut saat melihat MUL bersandar di tembok dengan kondisi tubuh dingin.
Meski begitu, Dwi tidak menyadari korban sudah tergantung, sebelum kemudian segera memanggil istrinya, Sri Munasih untuk meminta bantuan tetangga lainnya, Wawan. Setelah diperiksa lebih lanjut, Wawan menyadari bahwa MUL telah gantung diri menggunakan tali yang diikat pada besi ventilasi kamar.
Kondisi ini membuat keluarga korban terpukul terlebih MUL diketahui kehabisan obat untuk penyakit gangguan jiwanya.
Kapolsek Grabagan, Iptu Sampir Santoso, yang langsung menangani kasus ini mengonfirmasi, korban memang sudah lama menderita gangguan jiwa.
“Korban adalah pasien rawat jalan RSJ Menur dan belum sempat mendapatkan obat karena stoknya habis. Berdasarkan laporan keluarga, korban memang dalam kondisi tidak stabil akhir-akhir ini,” ungkap Iptu Sampir.
Lebih lanjut, Iptu Sampir menyebutkan, pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
“Keluarga korban ikhlas dengan apa yang terjadi dan menolak autopsi. Mereka menyatakan korban memang memiliki riwayat gangguan jiwa dan tidak ada unsur kekerasan dalam kejadian ini,” tambahnya.
Jenazah MUL kini sudah diserahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








