• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kadinkes Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo menyatakan bahwa usia 20-44 tahun merupakan usia yang paling banyak terkena Covid-19 di Kabupaten Malang. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Kadinkes Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo menyatakan bahwa usia 20-44 tahun merupakan usia yang paling banyak terkena Covid-19 di Kabupaten Malang. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Usia 20-44 Tahun di Kabupaten Malang Paling Banyak Kena Covid-19

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo, mengungkapkan fakta bahwa masyarakat usia produktif muda berkisar usia 20-44 tahun adalah kelompok masyarakat yang paling banyak terpapar Covid-19. Ia mengungkapkan hal ini karena mobilitas kelompok masyarakat tersebut adalah yang paling tinggi.

“Hal ini karena mereka masih kerja dan aktivitasnya masih tinggi, sehingga lebih banyak kegiatan di luar rumah maka resiko tertular Covid-19 juga sangat tinggi,” ungkapnya saat dikonfirmasi pada Senin (26/07/2021).

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Covid-19 pada Usia Produktif Capai 43 Persen

Pria yang mengawali karir sebagai dokter gigi ini juga menjelaskan presentase jumlah masyarakat terpapar Covid-19 di Kabupaten Malang adalah usia 20-44 tahun sekitar 43 persen, kemudian masyarakat usia 45-54 tahun adalah 21,2 persen, dan anak-anak usia 5-9 tahun adalah yang paling rendah yaitu 1,7 persen.

Arbani juga memperingatkan bahwa Covid-19 varian Delta asal India ini adalah varian yang sangat berbahaya daripada yang sebelumnya. Jika masyarakat masih abai terhadap protokol kesehatan, ia mengatakan dampaknya akan sangat fatal.

“Ini sangat perlu kita sampaikan kepada masyarakat bahwa protokol kesehatan sangat penting, dan gunakanlah masker dobel saat beraktivitas di luar rumah,” pungkasnya.

 

 

Tags: berita malangberita Malang hari inicovid-19Dinkes Kabupaten MalangKabupaten MalangMalangpandemi
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Vaksinasi massal di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang pada Minggu (25/07/2021) lalu. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Malang/Tugu Jatim) percepatan vaksinasi terbentur jam kerja

Targetkan Vaksinasi 2 Juta Warga, Kabupaten Malang Justru Terkendala Stok Vaksin

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID