Targetkan Vaksinasi 2 Juta Warga, Kabupaten Malang Justru Terkendala Stok Vaksin - Tugujatim.id

Targetkan Vaksinasi 2 Juta Warga, Kabupaten Malang Justru Terkendala Stok Vaksin

  • Bagikan
Vaksinasi massal di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang pada Minggu (25/07/2021) lalu. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Vaksinasi massal di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang pada Minggu (25/07/2021) lalu. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Malang/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mendapatkan PR dari pemerintah pusat untuk memvaksinasi 2 Juta warganya sepanjang 2021 ini. Namun, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo, mengakui jika target tersebut terkendala distribusi vaksin yang tersendat.

“Sejauh ini kan agak tersendat soal distribusinya. Kami terus berupaya mendatangkan vaksinasi Covid-19,” terang Arbani saat dikonfirmasi pada Senin (26/07/2021).

Pria yang mengawali karir sebagai dokter gigi ini mengatakan jika SDM di Dinas Kesehatan sangat siap melakukan vaksinasi asalkan distribusinya sudah ada.

“Kalau pendistribusian vaksin lancar, kami siap lakukan 15 ribu dosis vaksinasi pertama setiap hari,” tegasnya.

Ia bahkan sudah menyiapkan skema vaksinasi massal agar tidak terjadi penumpukan massa yang justru bisa menyebabkan terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19.

“Pelaksana vaksinasinya akan disebar di 33 puskesmas yang ada di Kabupaten Malang, jadi setiap puskesmas berani melakukan vaksinasi 15 ribu dosis dalam satu harinya,” bebernya.

Lebih lanjut, Arbani menjelaskan jika dari target 2 juta vaksin tersebut sudah memenuhi syarat untuk herd immunity di mana jumlah masyarakat Kabupaten Malang ada sekitar 2,6 juta jiwa.

“Tapi sebenarnya kami awalnya kami mendapat target dari Pemerintah Provinsi bahwa tahun ini harus ada 1,8 juta jiwa tervaksin,” bebernya.

Namun, sampai pertengahan tahun ini, baru 11 persen sekian warga yang tervaksin dari jumlah warga 2,6 juta tersebut.

“Saat ini baru terlaksana 11 persen lebih karena stok dosis vaksin yang tersendat tadi,” pungkasnya.

  • Bagikan