SURABAYA, Tugujatim.id – Kinerja wasit menjadi sorotan tajam selama pertandingan Liga 1 2024/2025 pekan ke-9 antara Persebaya Surabaya vs PSM Makassar pada Rabu malam (23/10/2024) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Pelatih Persebaya Surabaya kritik keras kinerja wasit.
Persebaya gagal memetik poin penuh dikandang sendiri. PSM Makassar menahan imbang Bajul Ijo dengan skor 1-1. Pertandingan tersebut dipimpin oleh wasit Thoriq M. Alkatiri.
Pada menit ke-87, striker Persebaya Surabaya Flavio Silva mencetak gol. Namun, dianulir oleh wasit setelah pengecekan VAR karena dinilai offside. Selain itu, pelatih berusia 42 tahun itu juga meragukan pengesahan gol PSM Makassar yang dicetak oleh Yuran Fernandes pada menit ke-16.
Menurut pelatih Persebaya, Paul Munster kepimpinan wasit dalam laga itu kurang konsisten dan cenderung lambat dalam mengambil keputusan. Terlebih saat pengecekan VAR.
“VAR check? apa? Kenapa gol Yuran Fernandes tidak cek? lari, gol, tidak cek var. offside, saya melihatnya. Flavio gol, ya, offside. Saya melihatnya dengan detail,” katanya.
Pelatih asal Irlandia Utara tersebut mengatakan jika permasalahan wasit di kompetisi Liga 1, 2, maupun 3 Indonesia tidak pernah tuntas dan tidak berubah kualitasnya.
“Nggak cuma Liga 1, Liga 2, Liga 3 , wasit. Kapan kita bisa mendapatkan wasit berkualitas di Liga 1? Kita nggak punya? Inilah kenapa Liga 1 Indonesia kulitasnya nggak bagus,” ucapnya.
Sebenarnya, pelatih yang pernah mengasuh Bhayangkara FC pada tahun 2019 silam ini sudah menyadari jika kinerja wasit yang memimpin pertandingan tidak pernah beres.
“Tidak bagus. Karena Wasit mempengaruhi kualiatas Liga 1. Mereka mempengaruhi produk Liga 1. Saya melakukannya pada tahun 2019. Bicara sama setiap pertandingan,” jelasnya.
Menurutnya, kinerja wasit sangat mempengaruhi kualitas kompetisi sepak bola. Jika Liga Indonesia ingin dipandang berkualitas, tidak hanya penambahan VAR tetapi kinerja wasit juga harus diperbaiki.
“Kamu butuh lima tahun? 10 tahun? wasit sama. Oke sekarang ada tambahan cek var, tapi apa cuma ini? Selesai,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Darmadi Sasongko








