Tugujatim.id – Ponsel telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, bahkan menyebabkan ketergantungan bagi banyak orang. Tahukan Anda dampak bahaya ponsel dekat tubuh terutama saat tidur bila terjadi secara terus-menerus?
Kemudahan mengakses berbagai hal dan menyelesaikan aktivitas lewat layar ponsel, tidak jarang seseorang terus-menerus menggunakannya dan bahkan lupa waktu, mulai dari bangun pagi hingga menjelang tidur.
Hingga saat ini, menjadikan ponsel sebagai teman untuk tidur merupakan suatu kewajiban bagi sebagian orang. Padahal, di balik segala manfaatnya, ponsel juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan jika diletakkan terlalu dekat saat tidur. Berikut ini adalah beberapa bahaya tidur dengan ponsel di dekat tubuh yang penting untuk diketahui.
1. Gangguan Tidur
Layar ponsel memancarkan cahaya biru yang serupa dengan cahaya alami di siang hari. Hal ini membuat tubuh mengira bahwa kondisi waktu masih siang, sehingga menurunkan produksi hormon melatonin, hormon yang berfungsi mengatur siklus tidur manusia. Akibatnya, siklus tidur atau ritme sirkadian terganggu, yang bisa menyebabkan masalah tidur seperti insomnia.
2. Risiko Gangguan Mata
Menghabiskan waktu lama menatap layar ponsel dapat menyebabkan gangguan pada mata, yang dikenal dengan sindrom computer vision. Gejala yang sering muncul termasuk mata yang terasa lelah, merah, kabur, kering, hingga sakit kepala.
Tidur dengan ponsel di dekat kepala juga meningkatkan kecenderungan seseorang untuk melihat layar hingga akhirnya tertidur, yang dapat memicu degenerasi makula. Pada kasus yang parah, kebiasaan ini bahkan bisa meningkatkan risiko kebutaan.
3. Penurunan Kualitas Tidur
Cahaya biru juga mempengaruhi fase tidur REM (Rapid Eye Movement), yaitu fase tidur di mana tubuh manusia sedang memulihkan keseimbangan emosi dan fungsi kognitif. Ketika fase ini terganggu, pemulihan tubuh pun tidak berjalan dengan baik, sehingga seseorang akan merasa kurang segar dan berenergi saat bangun pagi.
4. Risiko Sakit Kepala dan Leher
Bagi beberapa orang, paparan gelombang radio frequency dari ponsel dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala, pusing, mual, hingga muntah ketika melihat layar ponsel di malam hari.
Kebiasaan menatap ponsel dalam jangka waktu lama juga membuat kepala seseorang berada pada posisi yang tidak berubah untuk waktu lama, yang bisa membuat otot leher menjadi kaku dan nyeri.
Rasa sakit tersebut bahkan berpotensi menyebar hingga ke area punggung.
5. Peningkatan Risiko Kanker
Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menentukan seberapa besar paparan ponsel dapat meningkatkan risiko kanker. Ponsel menggunakan radiasi frekuensi radio untuk berfungsi, yang dapat meningkatkan suhu tubuh dan memicu kerusakan jaringan pada paparan berlebihan.
Meskipun radiasi dari ponsel tidak cukup kuat untuk merusak DNA dalam tubuh, lebih baik jika seseorang menjaga jarak ponsel saat tidur guna mengurangi risiko kesehatan lainnya.
Selain membahayakan kesehatan tubuh, tidur dekat dengan ponsel juga meningkatkan risiko kebakaran. Kebiasaan meletakkan ponsel yang sedang mengisi daya di atas kasur atau bantal dapat menyebabkan panas berlebih, terutama karena bahan-bahan ini menyerap panas. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko ponsel meledak atau terbakar.
Agar terhindar dari berbagai risiko bahaya tidur dekat ponsel yang telah dijelaskan, mulailah untuk menghentikan kebiasaan tersebut sejak dini. Berikut adalah beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk setidaknya secara perlahan menghilangkan kebiasaan tersebut sekaligus menjaga keamanan dan kesehatan tidur.
- Letakkan ponsel jauh dari tempat tidur
Ponsel dapat diletakkan di meja atau ruangan terpisah agar terhindar dari dorongan untuk menggunakan ponsel sebelum tidur atau selama tidur. Langkah tersebut akan membantu seseorang membatasi paparan cahaya biru di malam hari dan menjauhkan ponsel dari tubuh saat sedang beristirahat.
- Gunakan jam biasa sebagai pengganti alarm
Banyak orang membawa ponsel ke tempat tidur dengan alasan sebagai alarm di pagi hari. Untuk menggantinya, dapat menggunakan jam biasa yang memungkinkan seseorang tidak perlu menyimpan ponsel di dekat kepala saat tidur hanya untuk membangunkan diri di pagi hari.
- Matikan Ponsel Sebelum Tidur
Sebelum tidur, matikan koneksi internet atau aktifkan mode pesawat pada ponsel untuk menghindari notifikasi atau panggilan yang mengganggu waktu tidur. Hal tersebut juga dapat membantu mengurangi paparan radiasi dari ponsel.
- Mengurangi penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur
Untuk mengurangi risiko paparan radiasi, usahakan untuk menghentikan penggunaan ponsel atau perangkat elektronik lainnya sekitar 30 menit sebelum tidur. Kegiatan tersebut memungkinkan tubuh bersiap untuk tidur secara alami tanpa terganggu oleh sinyal ponsel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Ebenhaezer Parningotan Silaban/ Magang
Editor: Darmadi Sasongko








