• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait saat berada di Kota Batu. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait saat berada di Kota Batu. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Mangkrak 2 Bulan, Arist Merdeka Sirait Minta Segera Tuntaskan Kasus Kekerasan Seksual di SMA SPI

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Kasus dugaan kekerasan seksual di SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu jalan di tempat alias mangkrak selama dua bulan lebih. Komnas Perlindungan Anak (PA) pun bereaksi atas penanganan kasus yang sudah terparkir sejak dilaporkan pada 29 Mei 2021 itu.

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan atas penanganan kasus yang terkesan tak berkembang itu. Padahal, sudah ada 14 orang melaporkan dan 60 orang lebih mengadukan terduga pelaku atas kasus itu.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Sementara bukti-bukti petunjuk kuat berupa kesaksian 14 korban dan bukti video sudah diserahkan ke Polda Jatim. Untuk itu, Arist juga menyayangkan bahwa bukti petunjuk tersebut masih belum bisa meyakinkan kepolisian.

Dia menyebut, Polda Jatim baru akan melakukan gelar perkara atas kasus tersebut pada Agustus 2021. Gelar perkara itu menurut dia sebagai upaya mempertajam data penyidik dalam kasus itu.

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait bersama 2 korban kekerasan seksual saat jumpa pers di Kota Batu, Sabtu (19/06/2021). (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait bersama 2 korban kekerasan seksual saat jumpa pers di Kota Batu, Sabtu (19/06/2021). (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

“Namun, demi kepentingan terbaik anak dan demi keadilan hukum bagi korban, tidak ada kata terlambat atas kasus tindak pidana kekerasan seksual yang luar biasa ini,” ucapnya, Sabtu (31/07/2021).

Pihaknya mengaku juga telah bersurat kepada kapolri atas lambannya penanganan kasus kekerasan seksual di SMA SPI ini. Selain itu, Arist juga meminta atensi kapolri terhadap kasus tersebut.

Menurut dia, jika kasus ini terus tak segera dituntaskan, maka terduga pelaku bisa saja menghilangkan barang bukti yang seharusnya bisa menjadi penguat data tim penyidik.

Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk turut memantau perkembangan kasus yang menjerat pendiri SMA SPI Kota Batu itu.

“Semoga kasus ini tidak berlarut larut dan masuk angin. Sehingga diharapkan kasus ini bisa memutus mata rantai kejahatan kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia,” ujarnya.

 

Tags: Kasus kekerasan seksualKomnas PAKota BatuPengelola SPISMA SPI Kota Batu
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Tim Abdimas Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) memberikan pelatihan sablon cup dan botol kemasan untuk warga Kelurahan Purworejo, Pasuruan, Kamis (28/07/2021). (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Tim Abdimas UM Beri Pelatihan Warga Pasuruan untuk Tingkatkan Nilai Jual Produk Susu

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID