SURABAYA, Tugujatim.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis daftar tujuh panelis debat publik pamungkas Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur. Debat publik ketiga ini digelar pada Senin malam (18/11/2024) di Convention Hall Grand City Surabaya.
Tema yang diusung yakni “Akselerasi Pembangunan Infrastruktur, Interkoneksitas Kewilayahan dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup untuk Mewujudkan Jawa Timur sebagai Episentrum Ekonomi Kawasan Timur Indonesia”.
Terdapat tujuh pakar ahli dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur yang dipilih oleh KPU Jatim untuk menjadi panelis.
1. Prof. Dr. H. Abdul Chalik, M.Ag, Ahli Politik Lokal dan Politik Islam UIN Sunan Ampel Surabaya
2. Prof. Dr. Bayu Dwi Anggono, SH, M.H, Ahli Hukum Tata Negara, Ilmu Perundang-undangan Universitas Jember
3. Prof. Andi Kurniawan, S. Pi, M.Eng, D. Sc, Ahli Teknologi Eko-Akuatik/ Eksplorasi Sumberdaya dan Lingkungan Perairan Universitas Brawijaya
4. Dr. Suko Widodo, Drs, M.Si, Ahli Media dan Komunikasi Publik Universitas Airlangga
5. Zainul Aripin, M. Pd, Akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bahrul Ulum Jombang dan Praktisi Pemberdayaan Masyarakat STIKES Bahrul Ulum Tambakberas.
6. Dr. Bambang Sigit Widodo, M.Pd., Ahli Kebijakan Pendidikan Berbasis Data Geospasial Universitas Negeri Surabaya
7. Yuventia Prisca Diyanti Todalani Kalumbang, S.I.Kom, M.Phil. Ahli Filsafat Kritis dan Komunikasi Publik
Universitas Negeri Malang
KPU Jatim memastikan seluruh panelis merupakan berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Jika terafiliasi dengan tim kampanye salah satu paslon, maka akan menjadi tanggung jawab KASN.
“Yang bersangkutan adalah PNS. Kaitan dengan itu ada di ruangan KASN kalau dia terlibat politik praktis bukan di ranah KPU,” kata Nur Salam, Senin (17/11/2024).
Selain itu, para panelis telah menandatangani pakta integritas kepada KPU. “Panelis sudah menandatangi pakta intergritas bahwa yang bersangkutan dekat dengan ruang publik,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Izzatun Najibah
Editor: Darmadi Sasongko








