TUBAN, Tugujatim.id – Tiga pasangan muda-mudi digerebek warga Tuban, Selasa (19/11) malam. Mereka yang mayoritas masih pelajar kedapatan berpasangan berada di dalam kamar dan melakukan aktivitas mencurigakan warga lingkungan sekitar Perumahan Modokan Permai, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban.
Kepala Satpol Polisi Pamong Tuban dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban, Gunadi, membenarkan penggerebekan tersebut yang dilakukan langsung oleh warga setempat. Rumah kontrakan yang dihuni oleh AA (21) dan RMC (21), warga Kecamatan Kerek dicurigai menjadi tempat aktivitas tidak pantas.
“Warga sudah lama curiga karena rumah ini kerap didatangi pasangan-pasangan muda. Ternyata benar, saat digerebek, ditemukan tiga pasangan di dalam kamar,” jelas Gunadi, Rabu (20/11/2029).
Identitas ketiga pasangan adalah FY (20) asal Desa Plajan Tambakboyo bersama NAA (17), MU (19) warga Relokasi Jatimulyo Jenu dengan LLH (18) dari Gedongombo Semanding, serta NA (18) asal Desa Sumurgeneng Jenu dengan KZ (16) dari Karang Indah.
Warga juga menemukan alat kontrasepsi bekas di dalam kamar, sehingga memperkuat dugaan bahwa lokasi tersebut digunakan untuk kegiatan asusila.
“Ini membuktikan kecurigaan warga selama ini. Mereka resah karena kontrakan itu sering dipakai untuk aktivitas yang tidak pantas,” tambah Gunadi.
Penggerebekan yang dilakukan warga ini mengundang perhatian luas. Usai kejadian, ketiga pasangan tersebut diserahkan ke Satpol PP untuk ditindaklanjuti. Orang tua dari masing-masing muda-mudi turut dipanggil untuk memberikan pembinaan.
“Ketiga pasangan ini sudah kami serahkan kepada orang tua mereka. Sedangkan penghuni kontrakan, AA dan RMC, kami minta segera meninggalkan tempat tersebut,” ujar Gunadi.
Gunadi mengapresiasi langkah warga dalam menjaga moralitas lingkungan. Tindakan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab sosial yang harus dilakukan. Sehingga warga berhasil menghentikan potensi pergaulan bebas di lingkungannya. Kasus tersebut juga menjadi pengingat pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka.
“Kita semua harus waspada. Orang tua perlu lebih ketat mengawasi pergaulan anak-anak mereka agar tidak terjerumus dalam perilaku menyimpang,” kata Gunadi.
Selain itu, Gunadi meminta para pemilik kontrakan dan kos untuk lebih selektif dalam menyewakan tempat tinggal. Jangan sampai tempat tersebut justru menjadi sarang aktivitas amoral.
“Jika ditemukan kasus serupa, kami akan mengambil langkah tegas,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








