• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi orang tua membentak anak karena nilai jelek. (Foto: Pixabay)

Ilustrasi orang tua membentak anak karena nilai jelek. (Foto: Pixabay)

Orang Tua Sebaiknya Hindari Membentak Anak, Sebab Bisa Berdampak Buruk Bagi Psikologis

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Membentak pada anak bisa berdampak buruk bagi kesehatan psikologis anak. Maka, Anda sebagai orang tua sebaiknya menghindari hal ini. Sebab, berusaha mendidik anak dengan penuh cinta dan kelembutan tentunya lebih baik, bukan?

Meski demikian, kenyataannya semua itu tidak semudah yang diucapkan. Seiring bertambahnya usia, ada saja tingkah anak yang membuat orang tua marah dan jengkel. Padahal setiap orang tua tentu ingin memiliki anak yang patuh. Maka dari itu, orang tua akan marah apabila sang anak berbuat salah.

You might also like

Penemuan Jenazah Bayi

Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Jenazah Bayi dalam Kendil di Tepi Sungai Wonokromo

01/07/2026 3:50 PM
LPPM UM.

LPPM UM Kampanyekan Makanan Lokal Dorong Ketahanan Pangan, Kebun Rumah Bisa Jadi Solusi Cegah Stunting

01/07/2026 12:13 PM

Mereka juga tidak jarang membentak untuk menciptakan ketakutan pada anak. Hal itu dilakukan agar sang anak mau menuruti semua perintah orang tua. Suara keras saat membentak justru membuat pesan yang ingin disampaikan tidak bisa diterima dengan baik dan jelas oleh anak.

Baca Juga: Hobi Menyaksikan Video Binatang Lucu dan Imut Baik untuk Kesehatan, Studi Membuktikan

Bentakan ini juga akan berakibat fatal pada anak. Akibatnya pun bisa jangka panjang. Seorang anak yang sering mendapat bentakan akan menganggap semua itu sebagai hal yang biasa dan normal. Mereka pun akan melakukan hal yang sama kepada orang lain, termasuk orang tua.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa bentakan, makian, kata-kata kasar, atau semacamnya bisa berakibat fatal pada anak. Hal itu bukan merupakan perkara kecil. Saat itu, setidakknya satu milyar sel otak akan rusak. Selain itu, ada pula beberapa dampak bentakan pada psikologis anak yang tidak bisa dianggap remeh.

Berikut adalah beberapa dampak psikologis tersebut:

1. Perkembangan pola pikir anak terhambat

Sel otak akan terus mengalami tumbuh kembang dari masa kanak-kanak. Pola asuh orang tua tentu sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ini. Apabila pola asuh itu orang tua sering membentak anak, maka sel otak anak akan mengalami kerusakan dan perkembangan pola pikir pun terhambat. Pola pikir itu juga tidak bisa berkembang seperti bagaimana semestinya. Kecerdasan anak pun akan terganggu. Hal itu tentu merugikan anak-anak yang masih dalam tahap perkembangan.

2. Anak akan kehilangan rasa percaya diri

Anak yang sering menerima bentakan dari orang tua akan mengalami perubahan sikap dan pola pikir. Mereka juga cenderung akan kehilangan rasa percaya diri. Hal ini tentu membuat anak susah bergaul karena mereka malu dan takut untuk berbaur dengan lingkungannya. Akhirnya bukan tidak mungkin apabila anak ini tidak memiliki teman atau penyendiri. Padahal lingkungan sosial sangat dibutuhkan dalam tumbuh kembang anak.

3. Anak akan kesulitan mengendalikan emosi

Orang tua yang kerap membentak pada anak akan diterima anak sebagai kenangan atau memori buruk. Kenangan itu akan hadir kembali ketika anak mengalami hal-hal yang memiliki kesamaan dengan peritiwa sebelumnya. Hal ini bisa menyebabkan anak sulit mengendalikan emosi. Sang anak juga bisa kapan saja meluapkan emosi yang meledak-ledak tersebut pada lingkungannya. Akhirnya anak-anak pun akan menjadi sosok yang tempramental.

4. Rentan memiliki gangguan kejiwaan

Gangguan kejiwaan bisa disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya faktor dari keluarga. Seorang anak yang sering dibentak cenderung mudah tertekan dengan keadaan. Tidak jarang, mereka menganggap bahwa semua orang tidak berpihak kepadanya. Akhirnya mereka pun hidup dalam kecemasan dan kegelisan. Seiring berjalannya waktu, sang anak pun bisa saja mengalami gangguan kejiwaan seperti depresi. Apabila membentak pada anak ini terus berlanjut, anak pun harus mendapat pendampingan psikologis

Dampak bentakan pada anak memang sangat berbahaya. Maka dari itu, sebisa mungkin kita harus mengurangi bentakan tersebut. Berikut adalah beberapa tips untuk meminimalkan atau mengurangi bentakan tersebut.

  1. Orang tua tidak boleh terbawa emosi dan terpengaruh dengan teriakan anak.
  2. Orang tua harus selalu mengingat bahwa anak adalah peniru ulung.
  3. Orang tua harus mengingat bahwa kepribadian anak dibentuk dari masa sekarang
  4. Ubah posisi ketika dirasa sudah emosi
  5. Palingkan wajah sejenak dari anak

Nah, setelah membaca hal-hal di atas, yuk instropeksi diri! Hindari membentak atau mengumpat dengan makian kasar pada anak agar pertumbuhan mereka bisa optimal. (Sindy Lianawati/gg)

Tags: anakbuah haticara mendidik anakmendidik anakmengasuh anakOrang Tuapendidikantips
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Penemuan Jenazah Bayi

Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Jenazah Bayi dalam Kendil di Tepi Sungai Wonokromo

by Mochamad Abdurrochim
01/07/2026 3:50 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kepolisian mengungkap kronologi penemuan jenazah bayi laki-laki yang ditemukan di dalam sebuah kendil di tepi Sungai Pulo...

LPPM UM.

LPPM UM Kampanyekan Makanan Lokal Dorong Ketahanan Pangan, Kebun Rumah Bisa Jadi Solusi Cegah Stunting

by Dwi Linda
01/07/2026 12:13 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Pusat Studi Gender dan Kependudukan (PGK) di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri...

Pemkot Blitar.

Imbas Pertamax Naik, Pemkot Blitar “Sunat” Volume Perjalanan Dinas demi Hemat Anggaran

by Dwi Linda
01/07/2026 9:06 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Lonjakan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax yang menyentuh Rp16.250 per liter memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar harus...

Cuaca Jawa Timur.

Cuaca Jawa Timur 1 Juli 2026: Kabut dan Udara Kabur Jadi Sorotan Utama di Banyak Wilayah

by Dwi Linda
01/07/2026 8:01 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca Jawa Timur pada Rabu (01/07/2026) dipenuhi kabut, asap, dan udara kabur di banyak wilayah, terutama dari kawasan...

Next Post
Guruh Febriandaru, alumnus sarjana Universitas Brawijaya (UB) Malang yang memilih menjadi petani tebu

Lulus dari Universitas Brawijaya, Sarjana Asal Kediri Lebih Pilih Jadi Petani Tebu

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID