• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bupati Malang, Sanusi. Ia menyatakan bahwa untuk memperoleh layanan publik di wilayah Pemkab Malang tidak perlu menunjukkan kartu vaksin karena semua tetap dilayani. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Bupati Malang, Sanusi. Foto: M Sholeh/Tugu Jatim

Bupati Malang Bantah Kartu Vaksin Jadi Syarat Akses Layanan Masyarakat

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Bupati Malang, HM Sanusi membantah adanya aturan kartu vaksinasi menjadi syarat masyarakat dalam mengakses layanan publik di Pemkab Malang. Hal itu diungkapkan usai adanya keluhan dari masyarakat Kabupaten Malang, Kamis (5/8/2021).

“Tidak ada yang mensyaratkan seperti itu. Vaksin hanya untuk kebaikan masyarakat sendiri,” ujar Sanusi saat dikonfirmasi.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Tak Perlu Kartu Vaksin, Semua Masyarakat Tetap Dilayani

Pihaknya menegaskan bahwa kartu vaksinasi sama sekali tidak dibenarkan jika digunakan sebagai syarat bagi masyarakat yang hendak mengakses layanan publik di kantor kantor dinas di Kabupaten Malang.

“Masyarakat yang belum menerima vaksin maupun yang sudah divaksin, semua harus dilayani sama rata,” tegasnya.

Terpisah, Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat menambahkan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bawah Pemerintah Kabupaten Malang tidak menerapkan aturan yang dapat merepotkan dan merugikan masyarakat.

Cukup Jaga Protokol Kesehatan

Selain kartu vaksin, pihaknya mengaku juga tidak menerapkan aturan surat swab antigen atau PCR sebagai syarat dalam mengakses layanan publik di OPD Pemerintah Kabupaten Malang.

“Di dinas dinas kita tidak ada yang melakukan aturan itu. Dari kami sementara ini hanya meminta untuk menerapakan 5M dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, jika ada OPD di Kabupaten Malang yang hendak menerapkan swab antigen sebagai syarat untuk mengakses layanan publik maka harus berkoordinasi dan meminta persetujuan terlebih dahulu kepada Bupati Malang.

“Kalau dinas hendak melakukan kebijakan itu harus seizin Bupati dulu. Jadi sementara ini kita menggunakan prokes dalam memberikan pelayanan,” tutupnya.

Tags: berita malangberita Malang hari iniBupati Malangcovid-19Kabupaten Malangkartu vaksinMalangPemkab MalangSanusivaksin
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Dr Hendro Permadi MSi, salah satu pemateri Pelatihan Dasar SPSS bertajuk "Analisis Data Kuantitatif Menggunakan SPSS" pada Kamis (05/08/2021). (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Tingkatkan Kualitas Penelitian, UM Latih Dosen dan Mahasiswa Aplikasikan SPSS

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID