TUBAN, Tugujatim.id – Wabah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) kembali menjadi momok bagi para peternak di Kecamatan Tuban. Kali ini, sapi milik warga Desa Sugiharjo, Kecamatan Tuban Sungkono menjadi korban terbaru dari serangan penyakit ini.
Sungkono menceritakan, sapinya mulai menunjukkan gejala klinis PMK selama seminggu terakhir. Pada hari terakhir sebelum hewan itu mati, sapi tersebut sempat kembali mau makan. Namun, malam harinya, kondisinya justru memburuk hingga menghembuskan nafas terakhirnya.
“Ini malah parah, Mas. Punya teman saya (warga Desa Kembangbilo, Kecamatan Tuban) juga tidak mau makan dua harian, tadi siang mati,” ungkap Sungkono dengan nada lesu, Minggu (26/1/2025).
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban mencatat, hingga 19 Januari 2025, terdapat 135 kasus PMK di wilayah ini. Rinciannya, 121 hewan ternak dilaporkan sakit, 6 mati, 3 terpaksa dipotong paksa, dan hanya 5 yang dinyatakan sembuh.
BACA JUGA: 100 Hari Pertama Bupati dan Wakil Bupati Tuban Terpilih Fokus Infrastruktur Hingga Digitalisasi Pelayanan
Kondisi ini menambah kekhawatiran para peternak lokal yang mengandalkan hewan ternak sebagai sumber penghidupan. Meningkatnya angka kematian ternak akibat PMK tak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga menimbulkan tekanan psikologis bagi mereka yang menggantungkan harapan pada hewan ternak.
DKP2P Tuban terus berupaya melakukan langkah pencegahan, seperti vaksinasi massal dan pengawasan ketat terhadap pergerakan ternak di wilayah terdampak. Namun, penularan PMK yang begitu cepat masih menjadi tantangan besar.
Pemerintah Daerah dengan meningkatnya angka kasus diharapkan dapat memperkuat langkah mitigasi serta memberikan bantuan kepada peternak yang terdampak, baik dalam bentuk subsidi vaksin maupun pendampingan teknis agar kerugian dapat diminimalisir. Bagi para peternak, harapan untuk melewati masa sulit ini kini berada di tangan kebijakan yang tepat dan cepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








