• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi suntik vaksin. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi suntik vaksin. (Foto: Pexels)

Dinkes Bojonegoro: Telat Lama Vaksinasi Dosis Kedua, Pengaruhi Efektivitas Vaksin

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro mengimbau warga agar tidak terlambat terlalu lama dalam penyuntikan vaksinasi dosis kedua. Sebab, hal itu bisa memengarungi efektivitas dari vaksin.

“Nanti kalau telat lama akan memengaruhi efektivitas vaksin,” ujar Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bojonegoro Whenny Dyah Prajanti, Senin (09/08/2021).

You might also like

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

22/07/2026 9:39 AM
Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM

Untuk itu, Whenny menganjurkan kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh pihak yang bersangkutan.

“Jika masyarakat yang telat vaksin, mohon dipastikan untuk mengingat baik-baik jadwal vaksinasi kedua,” tuturnya.

Dia menjelaskan, meski tidak ada pengaruh gejala maupun efek samping yang dirasakan tubuh ketika telat melakukan vaksinasi dosis kedua, tapi akan memengaruhi efektivitas vaksin yang disuntikkan ke dalam tubuh.

Dia mengatakan, vaksinasi dikatakan berfungsi meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit sehingga jika suatu saat terpapar penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan dan tidak menjadi sumber penularan.

Untuk menciptakan kekebalan tubuh yang optimal, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan para ahli merekomendasikan penyuntikan dua dosis vaksin Covid-19 bagi setiap individu. Untuk rentang waktu penyuntikan dosis pertama dan dosis kedua serta dosis pemberian vaksin berbeda-beda sesuai rekomendasi untuk setiap jenis vaksin yang digunakan.

Sementara itu, Whenny melanjutkan, waktu telat penyuntikan dosis vaksin dosis kedua paling efektif adalah kurang dari 42 hari setelah melewati jadwal vaksinasi tahap kedua.

“Karena banyak macam vaksin, jadwal penyutikan dosis kedua juga berbeda-beda,” imbuhnya.

Sementara itu, mengutip dari Oxford University, ada penjelasan bahwa efek terlambat vaksin berbeda jika menggunakan vaksin AstraZeneca yang mengatakan efek dari telatnya pemberian vaksin kedua justru membuat respons imun tubuh meningkat.

Tags: Dinkes Bojonegorovaksinasi COVID-19Vaksinasi dosis keduaVaksinasi kedua
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

by Dwi Linda
22/07/2026 9:39 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Agustus 2026 diproyeksikan didatangi sekitar...

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Next Post
Ilustrasi kunjungan kerja. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)

DPRD Tuban Dianggap Pelesiran, PMII Soroti Rapat P-APBD Tahun 2021 yang Digelar di Yogyakarta

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID