TUBAN, Tugujatim.id – Kecelakaan maut terjadi menjelang waktu berbuka puasa di Jalan KH Fathurrahman Kaprawi, Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (04/03/2025). Kecelakaan truk tabrak pengendara motor yang melaju dari arah berlawanan, mengakibatkan satu korban jiwa.
Suasana jalan yang semula lengang mendadak berubah panik saat suara benturan keras terdengar pasca kecelakaan truk tabrak pengendara motor. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi segera berlari ke arah jalan.
Baca Juga: Truk Gandeng Oleng Terlibat Tabrakan Maut Renggut Dua Nyawa di Tuban
Di tengah kepulan debu dan pecahan kendaraan yang berserakan, seorang pria tergeletak tidak sadarkan diri. Beberapa pengendara lain menghentikan laju kendaraannya, sementara warga bergegas memberi pertolongan.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban Iptu Eko Sulistyono mengatakan, kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi S 9091 HJ yang dikemudikan Widiyanto, 25, warga Desa Talanglembar, Kecamatan Montong, melaju dari arah timur ke barat.
“Ketika hendak mendahului kendaraan roda empat di depannya, pengemudi truk masuk ke jalur kanan. Saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Supra tanpa TNKB yang dikendarai Moh Ainul Yaqin, 30, warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu,” ujar Iptu Eko, Rabu (05/03/2025).

Benturan keras terjadi saat kecelakaan truk tabrak pengendara motor. Akibatnya motor korban terpental, sementara tubuhnya tersungkur ke aspal. Warga yang melihat kejadian itu langsung melaporkan insiden ke pihak kepolisian.
Tidak berselang lama, polisi bersama tim medis tiba di lokasi dan segera membawa korban ke rumah sakit. Namun, nyawa korban tidak tertolong. Ainul Yaqin dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan akibat luka parah yang dideritanya.
Polisi Amankan Kedua Kendaraan Ringsek
Sementara itu, pengemudi truk hanya mengalami luka ringan. Polisi telah mengamankan barang bukti berupa truk dan sepeda motor korban yang ringsek. Kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Dari hasil penyelidikan awal, kecelakaan ini diduga terjadi akibat kelalaian pengemudi truk yang kurang memperhatikan arus lalu lintas saat mendahului.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu memperhatikan situasi jalan sebelum mendahului kendaraan lain, terutama di jalur dua arah yang cukup ramai. Kesalahan kecil di jalan bisa berakibat fatal,” tegas Iptu Eko.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati







