JEMBER, Tugujatim.id – Panitia Khusus (Pansus) tenaga non-ASN DPRD Jember memverifikasi data jumlah tenaga kerja di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Temuan sementara, jumlah tenaga non-ASN yang ditemukan pansus lebih besar daripada data yang tercatat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jember.
“Data BKD ini lebih kecil, sedangkan temuan kami di pansus ini jumlahnya lebih besar, lebih banyak (tenaga kerja non-ASN),” ujar Ketua Pansus tenaga non-ASN DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo pada Jumat (07/03/2025).
Baca Juga: Cari Solusi Alternatif, DPRD Paripurnakan Pansus Atasi Polemik Pegawai Honorer di Jember
Dia menjelaskan, pendataan itu dimaksud untuk memperjuangkan para tenaga non-ASN yang tidak masuk ke dalam data base. Nantinya, pansus akan berencana memperjuangkan para tenaga non-ASN melalui Dirjen di Kementerian Ketenagakerjaan.
Tenaga Kerja Terbanyak Sementara di Dinas Cipta Karya
Ardi Pujo Prabowo menjelaskan, untuk sementara jumlah tenaga non-ASN terbesar berada di dinas cipta karya sekitar 90 orang. Dia mengaku, pansus saat ini akan fokus menggali materi dan mendata.
“Kami khawatir ada penggelembungan tenaga honorer yang ada di dinas ini di beberapa tahun terakhir. Jadi kami ingin ingin memverifikasi dan memvalidasi betul berapa sih jumlah sebetulnya yang ada sesuai enggak data yang ada dengan BKD,” terangnya.
Setidaknya dari sekitar 15 hingga 20 OPD yang dihadirkan dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Jember, tidak ditemukan data yang sama dengan milik BKD.
“Data BKD ini lebih kecil, sedangkan temuan kami di pansus ini jumlahnya lebih besar,” ujar Ardi Pujo Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati







