TUBAN, Tugujatim.id – Sebuah video yang memperlihatkan mobil polisi untuk operasional menyerempet kendaraan warga di Tuban, Jawa Timur, mendadak viral di media sosial, Selasa (18/03/2025).
Rekaman berdurasi 1 menit 59 detik itu menunjukkan detik-detik saat mobil polisi menabrak kendaraan milik Wahabi Martanio di Jalan Letda Sucipto, dari arah barat ke timur.
Baca Juga: Terjaring Razia, Oknum Polisi Tuban Ngamar Bareng Mahasiswi di Kosan
Dalam video yang beredar luas, terlihat jelas mobil polisi tetap melaju usai insiden tersebut tanpa berhenti untuk bertanggung jawab. Sontak, warganet ramai mengomentari kejadian ini. Mereka mempertanyakan sikap kepolisian dalam peristiwa tersebut.
Dampak dari tabrakan itu cukup parah. Bagian bodi kanan mobil korban mengalami lecet dan penyok dari pintu hingga sekitar roda depan. Wahabi pun menyatakan kekecewaannya karena belum ada klarifikasi dari pihak kepolisian terkait insiden itu.
“Jelas saya kecewa dengan tindakan ini,” ujar Wahabi.
Tidak hanya itu, dia juga mengaku menerima pesan intimidasi setelah videonya viral. Pesan tersebut diduga berasal dari salah satu petinggi Polres Tuban yang memintanya untuk menghapus video yang sudah terlanjur tersebar di media sosial.
Korban Diduga Belum Laporkan Kasus
Di sisi lain, Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban Iptu Eko Sulistyono membenarkan kejadian tersebut dan mengonfirmasi bahwa kendaraan yang terekam dalam video memang mobil operasional kepolisian.
Namun, hingga saat ini, dia menyebut korban belum membuat laporan resmi terkait insiden tersebut.
“Yang bersangkutan belum membuat laporan, Mas,” ujar Iptu Eko.
Menariknya, Eko juga mengakui bahwa korban merupakan keluarga dari seorang purnawirawan polisi yang pernah bertugas di Tuban.
Hingga berita ini ditulis, video insiden tersebut terus beredar luas di berbagai platform media sosial, memicu perdebatan publik terkait tanggung jawab aparat dalam kecelakaan lalu lintas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati







