Tugujatim.id – Majapahit dikenal sebagai salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah Nusantara, meninggalkan banyak warisan berupa candi dan situs bersejarah.
Salah satu peninggalan yang kurang mendapat perhatian adalah Candi Gentong, yang terletak di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.
Meskipun tak sepopuler Candi Tikus atau Candi Bajang Ratu, candi ini memiliki nilai historis yang tak kalah penting. Yuk, kenali lebih dalam tentang Candi Gentong dan mengapa kamu perlu mengetahuinya!
Mengenal Candi Gentong sebagai Situs Bersejarah Majapahit
Candi Gentong adalah salah satu dari tiga candi utama di kompleks Trowulan, bersama dengan Candi Menak Jinggo dan Candi Tengah. Ketiga candi ini dipercaya memiliki hubungan erat dengan masa kejayaan Kerajaan Majapahit.
Berbeda dari candi-candi lain yang masih relatif utuh, Candi Gentong saat ini hanya menyisakan reruntuhan. Tapi, hal ini justru menambah daya tarik tersendiri bagi kamu yang ingin menjelajahi sejarah yang tersembunyi.
Secara arsitektur, candi ini memiliki ciri khas candi-candi Majapahit, dengan struktur berbahan bata merah. Berdasarkan penelitian arkeologis, candi ini diperkirakan memiliki fungsi keagamaan, kemungkinan sebagai tempat pemujaan atau peribadatan pada masa lampau.
Baca juga: Jalur Trekking Coban Srengenge, Cocok Buat Pecinta Alam
Asal-usul dan Sejarah Candi Gentong
Meski tak banyak sumber tertulis yang membahas Candi Gentong secara spesifik, beberapa penelitian menunjukkan bahwa candi ini dibangun pada abad ke-14, saat Majapahit berada di puncak kejayaannya.
Nama “Gentong” sendiri diyakini berasal dari temuan gentong-gentong besar di sekitar area candi. Gentong-gentong ini kemungkinan digunakan dalam ritual keagamaan atau sebagai wadah air suci.
Seperti banyak peninggalan Majapahit lainnya, candi ini mengalami kehancuran akibat faktor alam dan kurangnya upaya pelestarian di masa lalu. Tapi, upaya ekskavasi yang dilakukan para arkeolog sejak abad ke-20 telah mengungkap sebagian struktur aslinya.
Mengapa Candi Gentong Terlupakan?
Jika dibandingkan dengan candi-candi lain di Trowulan, Candi Gentong memang kurang mendapat sorotan. Ini mungkin karena bentuknya yang kini hanya berupa reruntuhan, berbeda dengan candi lain yang masih memiliki struktur lebih jelas.
Selain itu, kurangnya promosi dan informasi mengenai sejarah candi ini membuatnya kurang dikenal oleh masyarakat luas. Padahal, candi ini memiliki peran penting dalam sejarah Majapahit yang sayang jika diabaikan.
Ada beberapa alasan mengapa candi ini kurang dikenal, di antaranya:
- Berbeda dengan Candi Tikus atau Candi Bajang Ratu yang masih memiliki bentuk yang cukup jelas, Candi Gentong kini hanya menyisakan struktur dasar. Ini membuatnya kurang menarik bagi wisatawan yang lebih menyukai candi dengan bentuk yang masih utuh.
- Tak banyak catatan sejarah atau literatur yang secara spesifik membahas candi ini, sehingga keberadaannya sering kali terlupakan. Ini berbeda dengan candi-candi lain yang memiliki kisah atau legenda menarik di baliknya.
- Candi ini belum menjadi destinasi wisata utama, sehingga banyak orang tidak menyadari keberadaannya. Padahal, jika dikelola dengan baik, situs ini bisa menjadi bagian penting dalam wisata sejarah Majapahit.
Baca juga: Pantai Indah di Searah JLS Tulungagung, Jangan Sampai Terlewat!
Potensi Candi Gentong sebagai Destinasi Wisata Sejarah
Meskipun tak sepopuler candi lain, Candi Gentong tetap memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata sejarah.
Bagi kamu yang menyukai petualangan sejarah dan ingin melihat sisi lain peninggalan Majapahit, candi ini bisa menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi.
Berikut beberapa alasan mengapa kamu perlu menjelajahi candi ini:
- Mengunjungi Candi Gentong akan memperkaya pemahaman kamu tentang peradaban Majapahit, khususnya dalam konteks keagamaan dan arsitektur.
- Karena belum banyak dikunjungi wisatawan, candi ini menawarkan suasana yang lebih tenang dan cocok bagi kamu yang ingin menikmati sejarah tanpa keramaian.
- Dengan semakin banyaknya pengunjung yang tertarik, diharapkan ada lebih banyak perhatian dari pemerintah dan masyarakat dalam upaya pelestarian Candi Gentong.
Bagaimana Cara Mengunjungi Candi Gentong?
Jika kamu tertarik untuk mengunjungi Candi Gentong, lokasinya cukup mudah diakses. Candi ini terletak di kawasan Trowulan, yang dikenal sebagai pusat peninggalan Majapahit.
Untuk mencapai lokasi ini, kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum menuju Mojokerto, kemudian melanjutkan perjalanan ke Trowulan.
Beberapa tips sebelum berkunjung:
- Datanglah di pagi atau sore hari untuk menghindari terik matahari.
- Gunakan alas kaki yang nyaman karena medan di sekitar situs masih berupa tanah dan batu bata.
- Hormati situs sejarah dengan tidak merusak atau mengambil bagian dari struktur yang ada.
Candi Gentong memang tidak sepopuler candi-candi lain di Trowulan, tetapi jejak sejarahnya tetap penting untuk dipelajari. Sebagai bagian dari peninggalan Kerajaan Majapahit, candi ini menyimpan kisah yang patut untuk digali lebih dalam.
Dengan lebih banyaknya perhatian dan promosi, candi ini juga berpotensi menjadi destinasi wisata sejarah yang lebih dikenal.
Jadi, jika kamu mencari pengalaman baru dalam menjelajahi sejarah Nusantara, Candi Gentong adalah salah satu tempat yang layak untuk dikunjungi.
Mari lestarikan warisan budaya kita dengan lebih mengenal dan menghargai situs-situs bersejarah seperti candi ini!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Tiara M








