MOJOKERTO, Tugujatim.id – Candi Gentong, salah satu peninggalan bersejarah dari era Kerajaan Majapahit, menyimpan banyak kisah menarik yang masih jarang diketahui. Apa saja fakta Candi Gentong ini?
Lokasinya terletak di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur. Candi ini menyimpan misteri yang hingga kini terus diteliti oleh para arkeolog.
Baca Juga: Candi Gentong, Jejak Sejarah Majapahit yang Terlupakan
Keberadaan candi ini menjadi salah satu bukti kejayaan peradaban Majapahit yang masih dapat kita saksikan hingga kini. Namun, banyak orang yang belum mengenal lebih jauh tentang sejarah dan keunikan Candi Gentong. Berikut beberapa fakta Candi Gentong yang menarik, wajib Anda ketahui!
1. Bagian dari Kompleks Candi Majapahit yang Megah
Candi Gentong merupakan bagian dari kompleks candi peninggalan Majapahit, bersama dengan Candi Bajang Ratu dan Candi Tikus. Kompleks candi ini berada di wilayah yang diduga menjadi pusat pemerintahan Majapahit pada abad ke-13 hingga ke-15.
Letaknya yang strategis menunjukkan bahwa candi ini memiliki peran penting dalam kehidupan keagamaan dan budaya Majapahit. Selain itu, banyak sejarawan percaya bahwa kawasan ini dulunya merupakan pusat pemujaan atau tempat sakral yang digunakan untuk ritual keagamaan.
2. Nama “Gentong” yang Sarat Makna
Candi ini dinamai “Gentong” karena banyaknya gentong atau wadah besar yang ditemukan di sekitarnya. Gentong-gentong ini diduga digunakan oleh masyarakat Majapahit untuk menyimpan air, bahan makanan, atau bahkan benda-benda sakral yang berhubungan dengan ritual keagamaan.
Temuan ini memberikan petunjuk bahwa Candi Gentong mungkin memiliki fungsi lebih dari sekadar tempat ibadah, tetapi juga sebagai tempat penyimpanan benda-benda berharga atau air suci yang digunakan dalam upacara keagamaan.
3. Masih dalam Proses Pemugaran, Penuh dengan Misteri
Berbeda dengan candi lain yang sudah berdiri megah, Candi Gentong masih dalam tahap pemugaran. Banyak bagian yang belum ditemukan, menyisakan teka-teki tentang bagaimana bentuk aslinya di masa kejayaan Majapahit. Struktur yang tersisa berupa fondasi dan beberapa susunan bata merah khas Majapahit.
Para arkeolog masih terus melakukan penelitian dan ekskavasi untuk mengungkap lebih jauh tentang fungsi serta bentuk asli candi ini. Tantangan terbesar dalam pemugaran adalah menemukan kembali batu bata asli yang tersebar di sekitar situs dan menyusunnya sesuai dengan bentuk awalnya.
4. Jejak Perkembangan Agama Hindu-Buddha
Struktur dan artefak yang ditemukan di sekitar Candi Gentong menunjukkan adanya pengaruh Hindu dan Buddha yang sangat kuat. Hal ini mengungkap bagaimana kedua agama tersebut berkembang di Majapahit dan memengaruhi kehidupan masyarakatnya.
Majapahit dikenal sebagai kerajaan yang menjunjung tinggi toleransi antar agama sehingga banyak peninggalan yang mencerminkan perpaduan unsur Hindu dan Buddha. Relief serta arsitektur yang ada di sekitar Candi Gentong memperlihatkan pengaruh kedua ajaran ini, yang menandakan bahwa candi ini kemungkinan besar digunakan sebagai tempat ibadah bagi pemeluk kedua agama tersebut.
5. Dibangun dengan Bata Merah Khas Majapahit
Salah satu keunikan Candi Gentong adalah penggunaan bata merah sebagai material utama. Bata merah ini merupakan ciri khas bangunan peninggalan Majapahit, seperti yang juga dapat ditemukan pada Candi Tikus dan Candi Bajang Ratu.
Teknik penyusunan bata yang presisi ini menjadi bukti keahlian para tukang bangunan di era Majapahit yang hingga kini masih mengundang decak kagum. Tidak hanya itu, teknologi konstruksi yang digunakan dalam pembangunan candi ini juga menunjukkan pemahaman yang tinggi dalam bidang arsitektur pada masanya.
6. Lokasi yang Strategis dan Mudah Dikunjungi
Candi Gentong terletak di kawasan Trowulan, Mojokerto, yang merupakan pusat dari peninggalan Kerajaan Majapahit. Lokasinya tidak jauh dari berbagai situs bersejarah lainnya sehingga pengunjung dapat sekaligus menjelajahi kompleks candi Majapahit lainnya.
Kawasan ini juga telah dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah dengan berbagai fasilitas yang memudahkan wisatawan untuk belajar lebih dalam tentang kejayaan Majapahit. Jika Anda pecinta sejarah atau budaya, mengunjungi kawasan ini akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan.
7. Pentingnya Pelestarian Candi Gentong
Sebagai salah satu peninggalan berharga dari masa lalu, Candi Gentong perlu mendapatkan perhatian lebih dalam hal pelestarian. Saat ini, pemugaran candi masih terus dilakukan untuk memastikan bahwa situs ini tetap terjaga bagi generasi mendatang.
Banyak sejarawan dan arkeolog yang terlibat dalam penelitian dan rekonstruksi candi ini dengan harapan dapat mengungkap lebih banyak informasi tentang sejarah Majapahit. Selain itu, peran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian situs ini juga sangat penting agar warisan budaya ini tidak hilang ditelan zaman.
Candi Gentong bukan sekadar tumpukan batu bata kuno, tetapi bagian dari sejarah besar Nusantara yang perlu dijaga dan dilestarikan. Keberadaannya menjadi saksi bisu kejayaan Majapahit yang pernah menguasai Nusantara.
Bagi pecinta sejarah dan budaya, mengunjungi Candi Gentong akan membawa Anda kembali ke masa kejayaan Majapahit dan mengungkap kisah-kisah yang masih tersembunyi. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi jejak sejarah ini dan merasakan atmosfer kejayaan masa lalu yang masih terasa hingga kini setelah mengetahui soal fakta Candi Gentong!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Fawwaz Ravi Akbar/Magang
Editor: Dwi Lindawati








