• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Alat EWS.

Pemasangan EWS di Tempuran Mojokerto. (Foto: Kominfo)

Langganan Banjir, Tempuran Mojokerto Deteksi Dini Pasang Alat EWS

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Kawasan Tempuran, Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, yang menjadi langganan banjir baru terpasang alat deteksi dini bencana. Pemasangan alat EWS untuk antisipasi banjir.

Hal ini terlihat pasca pengaplikasian alat Early Warning System (EWS) di desa tersebut oleh Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto M. Rizal Oktavian. Alat EWS ini merupakan serangkaian sistem yang memberikan peringatan dini kepada masyarakat tentang potensi terjadinya kejadian alam maupun bencana yang membahayakan, sekaligus bertujuan untuk mengurangi dampak negatifnya.

You might also like

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM
Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM

Baca Juga: Kurang dari Setahun, Tempuran Mojokerto Terendam Banjir Tiga Kali

Wabup Rizal mengatakan, dengan adanya alat EWS yang diterapkan di Tempuran ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mengatasi bencana banjir yang masih mengancam warga di daerah tersebut.

“Melalui teknologi ini (EWS) kami berharap bisa membantu mengurangi risiko dan dampak dari bencana banjir yang kerap melanda daerah Tempuran ini,” ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (26/03/2025).

Bupati Ajak Tingkatkan Siaga

Selain itu, Wabup Rizal juga mengajak pihak-pihak terkait untuk memanfaatkan dan menjaga alat EWS ini dengan maksimal. Sebab, saat terjadi bencana atau kejadian alam, fungsi dari sistem EWS ini begitu vital dan bila terjadi kendala saat sedang dibutuhkan dapat menimbulkan dampak kerugian yang masif.

“Mari bersama-sama meningkatkan kesiapsiagaan dan kesadaran dalam menghadapi bencana sehingga kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih tangguh dan aman,” ujarnya.

Bencana banjir memang kerap menjadi momok tahunan bagi warga di Tempuran. Kawasan yang memiliki karakter daratan rendah sekaligus derasnya sungai Avour Jombok saat musim hujan diduga menjadi penyebab utama banjir tahunan yang selalu terjadi. Maka, kini daerah tersebut terpasang gawai penunjang EWS di tepi Avour Jombok.

“Terdapat dua perangkat EWS yang dipasang, yakni perangkat sensor pengukur tinggi muka air (TMA) dengan sistem sonar, dan perangkat alarm peringatan dini bencana yang dilengkapi dengan lampu rotary, lampu dan sirine tersebut akan menyala sebagai penunjuk status, seperti siaga atau awas,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mojokerto, Yoie Afrida.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Alat EWS di MojokertoBerita Kabupaten Mojokerto hari iniKabupaten Mojokerto hari iniMojokertoPemasangan alat EWS
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

Next Post
Candi Gentong warisan budaya.

Candi Gentong, Warisan Budaya yang Wajib Dijaga

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID