Tugujatim.id – Idulfitri atau Lebaran menjadi momen penuh suka cita bagi umat Muslim di seluruh dunia. Momen spesial tersebut tidak hanya diisi dengan salat Id dan hidangan khas Lebaran saja, tetapi ucapan selamat Idulfitri yang beragam turut meramaikan suasana tersebut.
Selain itu, terdapat tradisi saling memaafkan dan mengucapkan selamat Idulfitri. Tradisi-tradisi tersebut sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dari perayaan momen Lebaran. Ucapan-ucapan tersebut, baik menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa daerah, memiliki makna mendalam, yakni permohonan maaf atas segala kesalahan.
Baca Juga: Weweh, Tradisi Khas Penuh Kehangatan Jelang Lebaran
Sekaligus, arti dari ucapan-ucapan tersebut tersirat harapan untuk terus terjalin silaturahmi agar menjadi lebih erat. Ucapan-ucapan yang beredar saat Idulfitri beraneka macam, mulai ungkapan formal hingga terkesan lebih santai. Namun, semua ucapan selamat Idulfitri tersebut mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk mempererat tali persaudaraan.
Dalam konteks Indonesia, adanya ucapan-ucapan Idulfitri itu tercermin dari bahasa yang digunakan dari Aceh hingga Papua. Tentu, hal tersebut menunjukkan betapa indah dan uniknya keberagaman budaya Indonesia saat merayakan hari kemenangan ini.
Melansir dari Liputan6, tiap bahasa daerah memiliki ucapan khas untuk perayaan Lebaran. Berikut ini contoh beberapa ucapan selamat Idulfitri dari berbagai bahasa daerah di Indonesia.
Contoh Ucapan Selamat Idulfitri dalam Berbagai Bahasa Daerah beserta Artinya:
1. Jawa
Ngaturaken sugeng riyadi sedoyo kalepatan kulo nyuwun pangapunten.
(Artinya: Mengucapkan selamat hari raya, saya mohon maaf atas segala kesalahan).
Bisa juga menggunakan kalimat ini:
Kulo nyuwun gunging pangapunten sedanten kalepaten lahir dumugi ning batos.
(Artinya: Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan lahir dan batin).
2. Madura
Abee… je’ nyamana manongsa ta’enggih.
(Artinya: Mohon maaf lahir dan batin).
3. Aceh
Selamat Hari Raya Idul Fitri, meuah lahee bathen.
(Artinya: Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin).
4. Bali
Aturang titian rahajeng Idul Fitri, titian nunas ampura lahir batin.
(Artinya: Mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri, memohon maaf lahir dan batin).
5. Padang
Salamaik Hari Rayo Idul Fitri, mohon maaf laia jo batin jiko ado salah.
(Artinya: Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin jika ada kesalahan).
6. Banjar (Kalimantan Selatan)
Salamat bahari raya.
(Artinya: Selamat hari raya).
7. Manado (Sulawesi Utara)
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin atas samua kita pe kesalahan.
(Artinya: Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin atas semua kesalahan kami).
8. Buton (Sulawesi Tenggara)
Selamat Idul Fitri, hani maafu lahir te bathin tomo bari-baria kesalahanku.
(Artinya: Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin atas segala kesalahanku).
9. Bugis
Salamaki mallepe’ fittarah.
(Artinya: Selamat hari raya Idul Fitri)
Atau menggunakan:
Salama Ki’ malleppe Pittara’! Ri Esso mabbarakkae, laoni mai topada siaddampe-dampengeng.
Sarekkuammengi engkaki pada lolongeng rio rennunna puang Alla Taala.
(Artinya: Selamat Lebaran Idul Fitri! Pada hari yang penuh berkah ini, marilah kita saling maaf-memaafkan. Semoga kita semua mendapatkan rida dan rahmat Allah SWT).
Namun, perlu diingat bahwa ucapan selamat Idulfitri di tiap daerah di Indonesia bisa saja beragam, bergantung dari dialek setempat atau kebiasaan. Beberapa daftar di atas hanya sebagian kecil contoh saja. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








