Tugujatim.id –Belakangan ini, tren mencampurkan soda dengan susu kembali populer di berbagai media sosial. Banyak orang penasaran dengan rasa unik dari minuman ini, bahkan tak sedikit yang mencobanya sebagai alternatif minuman segar. Namun, muncul pula kekhawatiran soal dampak kesehatannya. Lantas, kombinasi soda dan susu, sehat atau berbahaya?
Asal Usul Kombinasi Soda dan Susu
Tren mencampurkan soda dan susu sebenarnya bukan hal baru. Di beberapa negara seperti Korea Selatan dan Filipina, kombinasi ini dikenal dengan nama “Milkis” atau “Pepsi Milk.” Biasanya, susu cair dituang ke dalam segelas soda bersoda seperti Sprite atau Coca-Cola, menciptakan tampilan berbuih dan rasa yang creamy sekaligus menyegarkan. Tak jarang minuman ini disebut mirip milkshake atau float versi instan.
Tren ini kembali viral karena dianggap unik dan mudah dibuat. Namun, banyak yang belum memahami apa saja kandungan dari masing-masing bahan, serta bagaimana reaksi kimia yang terjadi saat keduanya dicampurkan.
Kandungan Nutrisi dan Reaksi Kimia
Soda mengandung gula, karbon dioksida (yang menciptakan gelembung), kafein (pada beberapa merek), serta bahan tambahan seperti pewarna dan pengawet. Sementara itu, susu merupakan sumber protein, kalsium, lemak, dan vitamin seperti B12 dan D.
Ketika soda dan susu dicampur, asam dari soda (biasanya asam fosfat atau asam sitrat) dapat bereaksi dengan protein kasein dalam susu. Reaksi ini menyebabkan penggumpalan atau pengendapan protein, yang sering kali tampak seperti susu yang menggumpal. Proses ini mirip seperti yang terjadi saat membuat keju, tapi dalam hal ini terjadi secara instan dan tidak dikontrol.
Reaksi tersebut memang tidak beracun, tetapi bisa membuat tampilan minuman menjadi tidak menarik dan terasa aneh di lidah. Selain itu, efek karbonasi dari soda bisa memperparah rasa kembung atau gangguan pencernaan bagi sebagian orang.
Baca Juga: Soda Susu untuk Diet, Apakah Bisa Membantu Turunkan Berat Badan?
Soda Susu, Sehat atau Berbahaya?
Pertanyaan utama yang muncul adalah: apakah minuman ini aman dikonsumsi? Secara umum, kombinasi soda dan susu tidak berbahaya jika dikonsumsi sesekali dalam jumlah kecil. Namun, minuman ini tidak bisa dikategorikan sebagai sehat, terutama jika dikonsumsi rutin.
Kandungan gula dalam soda sangat tinggi dan bisa mencapai lebih dari 30 gram per kaleng. Jika ditambah dengan lemak dari susu, maka kalori minuman ini melonjak drastis. Konsumsi gula dan lemak berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.
Selain itu, tidak semua orang cocok dengan kombinasi ini. Bagi yang memiliki gangguan lambung seperti gastritis atau GERD, campuran soda yang asam dengan susu bisa memicu rasa mual, kembung, hingga iritasi lambung.
“Minuman ini sebaiknya tidak dikonsumsi secara rutin, apalagi oleh anak-anak atau orang yang sensitif terhadap gula dan asam,” ujar dr. Sinta Lestari, ahli gizi klinis dari Jakarta. “Lebih baik konsumsi susu segar tanpa tambahan pemanis atau pilih soda diet jika ingin mencoba, meskipun tetap tidak direkomendasikan.”
Baca Juga: Soda Susu vs Minuman Energi, Mana yang Lebih Baik?
Alternatif yang Lebih Sehat
Bagi Anda yang tertarik dengan minuman unik, ada baiknya mencari alternatif yang lebih sehat. Misalnya, smoothie berbahan dasar susu dan buah-buahan segar, yang selain menyegarkan juga kaya akan serat dan vitamin. Minuman seperti kefir atau yogurt juga bisa menjadi pilihan karena mengandung probiotik yang baik untuk sistem pencernaan.
Jika tetap ingin mencoba soda susu, pilih susu rendah lemak dan soda dengan kadar gula rendah. Hindari menambahkan sirup atau topping manis lainnya agar tidak memperparah kandungan kalorinya.
“Eksperimen minuman boleh saja, asal tetap memperhatikan porsi dan frekuensi konsumsi. Jangan sampai hanya karena tren, kita jadi mengabaikan dampak jangka panjang bagi tubuh,” tambah dr. Sinta.
Tren mencampurkan soda dan susu memang menggoda dan menarik untuk dicoba. Namun, penting untuk memahami bahwa di balik sensasi segarnya, kombinasi ini tidak sepenuhnya aman jika dikonsumsi terlalu sering. Meskipun tidak langsung berbahaya, tingginya kadar gula dan potensi iritasi lambung bisa menjadi alasan untuk membatasi konsumsi.
Jadi, ketika ditanya soal soda susu sehat atau berbahaya, jawabannya tergantung pada seberapa sering dan dalam konteks apa minuman ini dikonsumsi. Sebaiknya tetap bijak dalam memilih minuman, utamakan kesehatan daripada sekadar mengikuti tren sesaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Ilmi Habibi Rahmatullah








