MALANG, Tugujatim.id – Harga bahan pokok di Pasar Pakis, salah satu pasar tradisional di wilayah Kabupaten Malang, hari ini terpantau stabil dengan beberapa komoditas mengalami penurunan. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Harga Kebutuhan Pokok (SIHARKepo) Kabupaten Malang per tanggal 8 April 2025, sebagian besar kebutuhan pokok masyarakat masih berada pada harga yang wajar dan terjangkau.
Beberapa komoditas bahan pokok yang mengalami penurunan harga adalah telur ayam broiler. Harga telur ayam yang sebelumnya berada di kisaran Rp27.000 per kilogram kini turun menjadi Rp25.000 per kilogram. Penurunan ini dinilai cukup signifikan, yakni sebesar Rp2.000 atau sekitar 7,41%. Penurunan harga ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh peningkatan pasokan dari peternak lokal serta distribusi yang lebih lancar dalam beberapa minggu terakhir.
Sementara itu, harga beras jenis IR. 64 stabil di angka Rp12.500 per kilogram. Minyak goreng curah berada pada kisaran Rp18.000 per kilogram. Daging ayam potong dijual dengan harga Rp33.000 per kilogram, sedangkan daging sapi masih bertahan di harga Rp120.000 per kilogram. Stabilnya harga komoditas utama seperti beras dan minyak goreng sangat penting karena keduanya merupakan kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat.
Untuk komoditas sayuran dan bahan pokok lainnya, harga cabai merah besar tercatat Rp45.000 per kilogram, kacang tanah Rp26.000 per kilogram, dan gula pasir berada pada Rp17.000 per kilogram. Meskipun beberapa komoditas mengalami fluktuasi minor, namun secara keseluruhan tidak terdapat lonjakan harga yang mencolok. Bahkan, beberapa pedagang menyebutkan bahwa pasokan dari petani lokal dalam kondisi baik dan permintaan konsumen masih dalam batas normal. Kondisi ini mencerminkan situasi pasar yang relatif terkendali dan menunjukkan bahwa suplai barang masih berjalan lancar serta distribusi tetap terjaga.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan kontrol terhadap harga bahan pokok di seluruh pasar tradisional, termasuk Pasar Pakis. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan tidak terjadi praktik penimbunan atau permainan harga oleh pedagang nakal.
Pemerintah daerah juga telah menyiapkan beberapa program, salah satunya adalah pelaksanaan operasi pasar murah di beberapa titik strategis untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, serta menekan inflasi daerah. Selain itu, Pemkab Malang juga bekerja sama dengan pelaku distribusi untuk memperlancar pasokan logistik ke pasar-pasar tradisional agar tidak terjadi kelangkaan barang.
Pasar Pakis sendiri merupakan salah satu pusat perniagaan yang cukup ramai di Kabupaten Malang bagian timur. Aktivitas jual beli di pasar ini tidak hanya melibatkan warga Pakis, tetapi juga masyarakat dari wilayah sekitarnya seperti Tumpang, Jabung, dan Karangploso. Dengan kondisi harga yang stabil, pasar ini diharapkan tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Stabilitas harga juga berpengaruh terhadap pengendalian inflasi di tingkat lokal. Harga bahan pokok yang terjaga dapat memberikan efek positif terhadap sektor-sektor lain, seperti jasa dan transportasi. Selain itu, stabilnya harga juga membantu pelaku usaha kecil menengah (UKM) yang menggantungkan pasokan bahan baku dari pasar tradisional.
Di sisi lain, para pedagang di Pasar Pakis menyambut baik kondisi harga yang stabil. Mereka menilai, kestabilan harga seperti saat ini membuat daya beli masyarakat tetap terjaga. Aktivitas jual beli pun berlangsung dengan lancar tanpa keluhan berarti dari konsumen maupun pedagang.
BACA JUGA: Sejarah Pasar Pakis, Ikon Tradisional Warga Malang yang Nggak Pernah Sepi
Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan aksi panic buying. Dengan harga bahan pokok pasar Pakis yang relatif stabil, masyarakat dapat merencanakan kebutuhan rumah tangga secara lebih baik tanpa khawatir lonjakan harga secara tiba-tiba. Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi seperti aplikasi atau situs pemantauan harga diharapkan bisa membantu masyarakat dalam mengambil keputusan berbelanja secara lebih cerdas.
Dengan pengawasan aktif dari pemerintah dan kerja sama semua pihak, kondisi harga bahan pokok di Pasar Pakis diharapkan terus stabil. Peran serta masyarakat dalam memberikan informasi maupun menjaga ekosistem pasar yang sehat menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan harga dan pasokan di daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis : Fawwaz Ravi Akbar/ Magang
Editor: Darmadi Sasongko







