• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
inflasi Jember

Penjual beberapa komoditas penyumbang inflasi Jember. (Foto: Diki Febrianto)

Subsidi Listrik dan Lonjakan Harga Komoditas Pangan Jadi Penyebab Utama Inflasi Jember

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Akhir subsidi listrik dan lonjakan harga komoditas pangan menjadi penyebab utama Inflasi Jember yang naik secara signifikan. Angka inflasi di Kabupaten Jember mencatatkan cukup tinggi pada Maret 2025 yakni 1,63 persen. Angka ini menunjukkan perubahan drastis setelah penurunan harga (deflasi) selama dua bulan berturut-turut di awal tahun.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Tri Erwandi mengatakan bahwa tingkat inflasi tersebut terbilang tidak biasa, melihat bulan-bulan sebelumnya terjadi deflasi.

You might also like

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

20/07/2026 3:30 PM
GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

14/07/2026 1:52 PM

“Setelah mengalami penurunan harga pada Januari dan Februari, kini terjadi lonjakan signifikan hingga 1,63 persen. Ini merupakan angka yang cukup tinggi mengingat inflasi bulanan umumnya berada di bawah 0,5 persen,” ujar Tri Erwandi saat dikonfirmasi pada Rabu (9/4/2025).

Ia menjelaskan, fenomena ini bukan hanya terjadi di Jember, tetapi juga terlihat di berbagai daerah di Indonesia. Penyebab utamanya adalah berakhirnya program diskon tarif listrik sebesar 50 persen bagi pelanggan rumah tangga dengan daya 2.000 VA ke bawah yang telah berlangsung selama dua bulan pertama tahun 2025.

“Masyarakat menikmati penurunan biaya listrik di bulan Januari dan Februari, sehingga tercatat sebagai deflasi. Namun ketika kebijakan tersebut berakhir pada Maret, tarif kembali ke posisi normal,” ungkapnya.

Selain faktor tarif listrik, kenaikan harga bahan pangan turut berkontribusi terhadap inflasi. Dua komoditas yang mengalami kenaikan signifikan adalah bawang merah dan cabai rawit, dengan inflasi lebih dari 5 persen.

Tingginya permintaan pasca Ramadan dan menjelang hari raya diidentifikasi sebagai pemicu utama lonjakan harga kedua komoditas tersebut. Meski inflasi terlihat tinggi, Tri Erwandi menekankan bahwa situasi ini tidak serta-merta menandakan lemahnya daya beli masyarakat.

“Inflasi kali ini lebih disebabkan oleh faktor teknis seperti penyesuaian tarif listrik dan peningkatan permintaan musiman terhadap bahan pangan, bukan karena melemahnya daya beli konsumen,” imbuhnya.

BACA JUGA: Warga Jember Dapat Layanan Pengobatan Gratis Meski Belum Terdaftar Kepesertaan BPJS

Untuk mengendalikan laju inflasi dalam jangka panjang, sektor pertanian dianggap sebagai komponen krusial, dengan kontribusi sekitar 26 persen terhadap struktur ekonomi Jember, produktivitas pertanian, khususnya padi, perlu dijaga.

“Program peningkatan produksi padi di Jember tengah digiatkan kembali dengan dukungan pemerintah, termasuk keterlibatan TNI dalam percepatan tanam dan kepolisian dalam program jagung. Jika upaya ini berhasil, dampak positifnya terhadap pertumbuhan ekonomi dari sektor pertanian akan terlihat pada tahun 2025,” pungkas Tri Erwandi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter : Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita jemberBPPS JemberJemberKabupaten Jember
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

by Mochamad Abdurrochim
14/07/2026 1:52 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Grounded Business Coaching (GBC) angkatan ke-74 resmi dimulai di Kota Malang, Selasa (14/07/2026). Pelatihan bisnis yang dikenal...

Gading Gajah

Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Gading Gajah, Kupu-Kupu Langka dan Benih Lobster ke Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
30/06/2026 12:15 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengungkap tiga kasus penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya alam yang melibatkan...

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Next Post
Madyopuro Mangano 1

Tuai Respon Positif, Ketua DPRD Kota Malang Sebut Event Madyopuro Mangano Layak Jadi Event Reguler

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID