TUBAN, Tugujatim.id – Alat berat dikerahkan untuk membuka akses jalan diterjang longsor di Tuban yakni antara Desa Wadung, Kecamatan Soko dan Desa Maindu, Kecamatan Montong. Jalan terputus akibat diterjang tanah longsor pada Senin (21/4/2025).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Sudarmaji menyebutkan, longsoran terjadi cukup masif dengan panjang mencapai 30 meter dan tinggi tebing sekitar 17 meter. Pihaknya telah menurunkan tim ke lokasi sejak kejadian.
“Begitu laporan masuk, kami langsung lakukan asesmen pagi harinya. Ini untuk memastikan penanganan awal bisa segera dijalankan,” tegasnya di sela-sela kegiatan kerja bakti, Minggu (27/4/2025).
Tanggap Darurat dilakukan BPBD Tuban dengan berkolaborasi pentahelix melibatkan unsur pemerintahan, TNI, Polri, swasta dan masyarakat sekitar. “Arahan dari Mas Bupati jelas, akses jalan harus segera dipulihkan agar mobilitas warga tidak terganggu,” tambah Sudarmaji.

Suasana kerja bakti di lokasi longsoran cukup semarak. Puluhan personel TNI dari Kodim 0811/Tuban yang dipimpin langsung oleh Dandim Letkol Inf Dicky Purwanto, tampak turut membantu membersihkan material longsoran. Dua unit truk pengangkut tanah dan satu alat berat ekskavator juga dikerahkan untuk mempercepat proses normalisasi jalur.
BACA JUGA: Taman Hutan Kota Abhipraya Tergenang Pasca Tuban Diguyur Hujan Tiga Jam, Ini Kata Warga
“Terima kasih kepada semua pihak, terutama rekan-rekan TNI, Polri, dan masyarakat yang sudah bergotong royong hari ini. Ini bukti nyata semangat gotong royong kita masih hidup,” ujar Sudarmaji dengan nada puas.
Tidak hanya fokus pada penanganan darurat, BPBD Tuban juga menyisipkan pesan edukatif kepada warga, khususnya yang tinggal di kawasan rawan longsor. Sudarmaji mengingatkan pentingnya menjaga tanaman pelindung di lereng-lereng tanah.
“Kami mohon jangan membabat habis tanaman penguat lereng. Selain itu, kalau mau tanam jagung, sebaiknya diatur jarak tanamnya. Ini penting untuk menjaga kekuatan tanah,” paparnya serius.
Menurutnya, pencegahan bencana tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. “Bencana adalah urusan bersama. Semua elemen harus aktif berperan. Mulai dari menjaga lingkungan sampai ke kesiapsiagaan saat musim hujan,” imbuhnya.
BACA JUGA: Sopir Truk Meninggal Dunia Dalam Kabin di Depan Kantor Kecamatan di Tuban
Sementara itu, Dandim 0811/Tuban, Letkol Inf Dicky Purwanto, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penanganan bencana di wilayah Tuban.
“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini harus terus kita rawat. Kami siap kapan pun dibutuhkan,” ujarnya.
Sebagian besar material longsoran sudah berhasil disingkirkan. Aktivitas kendaraan roda dua dan empat pun mulai terlihat kembali melintas meskipun dengan kecepatan terbatas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








