MOJOKERTO, Tugujatim.id – Penyelenggaraan ibadah haji selalu menyisakan cerita tersendiri. Seperti penuturan Andi Syamsul Bachtiar, salah satu petugas pendamping jemaah haji asal Kabupaten Mojokerto.
Baginya, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 ini menjadi pengalamannya pertama.
“Menjadi petugas haji adalah impian banyak orang. Begitu pun dengan saya. Di awal saya bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) kantor Kemenag Kabupaten Mojokerto, belum terbesit di kepala untuk menjadi petugas haji, apalagi memang saya belum pernah berhaji. Karena yang saya tahu saat itu namanya petugas haji pastinya harus sudah pernah haji,” tutur Andi, Senin (12/05/2025).
Namun, semua pikiran Andi berubah ketika pada tahun 2018 dirinya bertugas di seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh. Saat melayani pendaftaran haji hingga mengikuti proses persiapan dokumen perjalanan haji untuk calon jemaah haji Kabupaten Mojokerto, Andi merasa luar biasa senang bisa melayani calon-calon tamu Allah.
“Bahkan sekedar menjadi petugas pendamping bus yang membawa jemaah haji dari Pendopo Pemda ke Asrama Haji Sukolilo saja sudah ada rasa bangga sekaligus haru menjadi satu bisa menjadi bagian dari melayani tamu tamu Allah,” ungkapnya.
Pada akhir tahun 2019 silam, Andi mencoba mengikuti tes ujian menjadi petugas haji yang nantinya akan melayani dan mendampingi jemaah haji mulai dari Tanah Air hingga di Tanah Suci.Namun, usaha Andi belum berbuah hasil kala itu.
Walau begitu, ia tak patah semangat. Pada tahun 2020, Andi mencoba mengikuti tes serupa lagi. Dan, lagi-lagi masih belum jua berbuah hasil yang manis bagi Andi untuk lolos menjadi petugas haji.
“Lalu pada tahun 2021 dan 2022 itu tidak ada rekrutmen karena efek pandemi Covid-19. Kemudian pada tahun 2023 dibuka lagi rekrutmen petugas haji, dan masih tetap bersemangat saya mencoba keberuntungan ikut tes petugas haji, dan masih tetap gagal. Tahun 2024 masih terus saya mencoba daftar tes petugas haji, namun memang belum takdir Allah, saya gagal untuk yang keempat kalinya. Menyerah? Ada rasa menyerah juga, namun saya terus mencoba,” terangnya.
Pada percobaan kelima alias tahun 2025, takdir bicara lain. Andi yang tetap mencoba keberuntungan ikut tes petugas haji akirnya lolos. Kini, ia resmi bertugas di Kelompok Terbang (Koter) 13 untuk jemaah haji asal Kabupaten Mojokerto. Bahkan, dirinya juga menjadi ketua kloter.
“Alhamdulillah Allah takdirkan saya lolos menjadi Petugas Haji Tahun 2025. Bersyukur yang tak terhingga atas rejeki dari Allah ini, bisa melayani tamu-tamu Allah hingga ke Tanah Suci, karena esensi menjadi Petugas Haji itu kita berkesempatan bertugas melayani tamu-tamu Allah, dan kedua karena dalam tugas itu kita berkesempatan menunaikan ibadah haji, saat ini Allah ijinkan saya bertugas menjadi Ketua Kloter SUB 13,” tandas Andi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko







