• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TMMD ke-124 Kodim 0824 Jember

Proses pembangunan rumah milik pasangan lansia di Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember oleh personel TMMD ke-124 Kodim 0824. (Foto: Diki Febrianto)

Personel TMMD Kodim 0824 Jember Bangun RTLH Pasangan Lansia di Plalangan

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0824 Jember di Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, memasuki fase kedua, dengan fokus utama renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembangunan fasilitas sanitasi. 

Upaya ini memberikan harapan baru bagi puluhan keluarga kurang mampu, terutama bagi pasangan lanjut usia (lansia) yang selama ini hidup dalam kondisi tempat tinggal yang memprihatinkan.

You might also like

Homecare.

Homecare Jember Terintegrasi Telemedicine, 1.200 Nakes Siap Layani Warga 24 Jam

21/07/2026 7:08 PM
Chatour Travel.

Penuh Makna, 45 Jemaah Umroh Pusaka by Chatour Travel dari Lansia hingga Gen Z Saling Bantu dalam Setiap Momen

21/07/2026 6:09 PM

Bertembokan anyaman bambu, pasangan pasutri Jumali (80) dan Senija (67) telah hidup di rumah sederhana berpuluh-puluh tahun. Berpenghasilan dari bekerja sebagai buruh tani edamame, tidak banyak pundi-pundi uang yang mereka dapatkan.

“Saya bekerja sebagai buruh di kebun edamame milik orang, dengan penghasilan Rp30 ribu sehari,” ujar Senija saat ditemui di kediamannya pada Minggu (18/5/2025).

Tidak setiap hari pasangan lansia ini bekerja, biasanya mereka pergi ke ladang dua kali dalam satu pekan. Itu pun jika pemilik kebun membutuhkan tenaganya, yang tak lagi utuh seperti kebanyak energi di masa muda.

“Dengan penghasilan itu, ya mau gimana lagi, kami harus bertahan melanjutkan hidup,” terang perempuan tanggung itu dengan berbahasa Madura.

Di samping bergelut dengan kebutuhan sehari-hari, keduanya juga menghadapi persoalan di kala musim penghujan tiba. Selain hembusan angin tembus melalui sela-sela anyaman bambu, atap rumahnya yang bocor menjadi personal saat hujan tiba.

Senija mengungkapkan rasa terima kasihnya, usai rumah kecil dan sederhana, terbuat dari anyaman bambu, terpilih untuk direnovasi melalui program TMMD ke-124 Kodim 0824 Jember.

“Udara dingin sangat terasa saat malam hari karena dinding bambu yang tipis. Ketika hujan lebat, air merembes masuk dan membuat lantai tanah menjadi becek dan licin,” curhatan Senija dalam bahasa Madura.

Ia mengaku, meski telah berpuluh-puluh tahun hidup dan bekerja, tidak mampu membuat istana kecil mereka seperti rumah kebanyakan orang yang dapat dikatakan layak. “Di usia senja dengan penghasilan terbatas, tanpa bantuan TMMD, kami tidak mungkin memiliki rumah berdinding tembok yang layak,” kata Senija.

Sementara itu, menginjak minggu kedua pelaksanaan program TMMD, tim berhasil mencapai kemajuan signifikan dalam pembangunan 30 unit rumah dan fasilitas MCK di Desa Plalangan. Kopka Luluk Eko Purnama selaku Babinsa setempat mengungkapkan progres pembangunan.

“Dari total target, tujuh rumah sudah dalam tahap pemasangan atap genteng, empat unit sedang dipasangi dinding batu bata, dan tiga rumah masih dalam proses pembuatan pondasi. Kami memprioritaskan penyelesaian RTLH dan MCK karena proyek ini membutuhkan tenaga dan sumber daya yang cukup besar,” terang Kopka Luluk.

Strategi pembangunan RTLH disesuaikan dengan kondisi existing dan ketersediaan lahan. Penerima bantuan umumnya adalah warga yang tinggal di rumah sederhana berbahan anyaman bambu atau ‘gedhek’ yang rentan terhadap perubahan cuaca.

“Mayoritas kasus, kami lakukan pembongkaran total untuk kemudian dibangun kembali dengan material tembok yang lebih kokoh. Namun jika tersedia lahan yang memadai, pembangunan dilakukan di samping struktur lama tanpa mengganggu tempat tinggal yang sudah ada,” imbuhnya.

Pelaksanaan program TMMD di Desa Plalangan tidak lepas dari berbagai kendala teknis. Aksesibilitas menjadi tantangan utama karena beberapa lokasi rumah berada di area dengan jalan sempit, mengharuskan tim mengambil rute memutar yang lebih jauh.

“Kondisi cuaca juga menjadi faktor penghambat. Intensitas hujan yang meningkat belakangan ini membuat tim harus menghentikan pekerjaan sementara ketika hujan turun,” pungkas Kopkal Luluk.

Setidaknya, program TMMD di Desa Plalangan menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam upaya pengentasan kemiskinan di wilayah pedesaan. Melalui program ini, diharapkan kualitas hidup warga, khususnya kelompok lansia dan keluarga prasejahtera, dapat meningkat secara signifikan.

Dengan transformasi tempat tinggal dari anyaman bambu menjadi struktur tembok permanen, TMMD tidak hanya memberikan perlindungan fisik yang lebih baik, tetapi juga mengembalikan harkat dan martabat warga kurang mampu sebagai bagian integral dari masyarakat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita jemberJemberKabupaten JemberKodim 0824 JemberTMMD Kodim 0824 Jember
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Homecare.

Homecare Jember Terintegrasi Telemedicine, 1.200 Nakes Siap Layani Warga 24 Jam

by Dwi Linda
21/07/2026 7:08 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Pemerintah Kabupaten Jember akan mengintegrasikan layanan telemedicine dalam program Homecare yang dijadwalkan diluncurkan pada 24 Juli 2026....

Chatour Travel.

Penuh Makna, 45 Jemaah Umroh Pusaka by Chatour Travel dari Lansia hingga Gen Z Saling Bantu dalam Setiap Momen

by Dwi Linda
21/07/2026 6:09 PM
0

MADINAH, Tugujatim.id - Mengawali Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan memenuhi panggilan Allah SWT menjadi momen istimewa bagi 45 jemaah...

Gus Fawait.

Gus Fawait: Anggaran Terbesar Pertanian Jember Capai Rp312 Miliar berkat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

by Dwi Linda
21/07/2026 5:47 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyebut sektor pertanian mendapat perhatian besar dari pemerintah pusat dalam...

Gus Fawait.

Serap Aspirasi Warga Pakusari, Gus Fawait Fokus Air Bersih dan Layanan Homecare

by Dwi Linda
21/07/2026 4:13 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Bupati Jember Muhammad Fawait atau akrab disapa Gus Fawait menyerap aspirasi masyarakat dalam rangkaian program Bunga Desaku...

Next Post
Dua perempuan asal Surabaya berhasil ditemukan setelah tersesat di Hutan Jabung Mojokerto

Dua Perempuan Surabaya Tersesat di Hutan Jabung Mojokerto

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID