MOJOKERTO, Tugujatim.id — Universitas Islam Majapahit (Unim) menjadi tuan rumah Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) atau ujian kenaikan sabuk bagi atlet Taekwondo se Kabupaten Mojokerto, Minggu (25/05/2025). Uji kenaikan ini menjadi buah dari kerjasama antara Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia (Pengkab TI) Kabupaten Mojokerto dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unim Mojokerto.
Sebanyak 292 atlet muda Taekwondo se Kabupaten Mojokerto mengikuti uji kenaikan yang berlangsung di Graha Nuswantara Unim Mojokerto ini. Selain sebagai bentuk pembinaan prestasi, agenda rutin ini sekaligus menjadi ajang evaluasi kemampuan teknik dan mental para atlet.
Ketua Pengkab TI Kabupaten Mojokerto, Sabeumnim Ayu Citra, mengatakan bahwa pihaknya berharap atlet-atlet muda mampu membawa nama harum Kabupaten Mojokerto.
“Banyak atlet baru yang diharapkan bisa membawa nama Kabupaten Mojokerto di kancah regional dan nasional. Terima kasih juga kepada para orang tua yang terus memberikan dukungan penuh kepada anak-anak dalam menekuni olahraga Taekwondo,” ujarnya, Minggu (25/05/2025).
BACA JUGA: Mojokerto Optimis Segera Launching Dua Rombel Sekolah Rakyat
UKT kali ini diuji oleh Sabeumnim Angga Safriyanto selaku penguji utama yang juga merupakan perwakilan dari Pengurus Provinsi TI Jawa Timur, serta dihadiri oleh tim pelatih Puslatkab Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan ini juga memperlihatkan sinergi antara dunia akademik dan pembinaan olahraga prestasi. Salah satu pembina dalam kegiatan ini adalah Aldi, dosen Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) FKIP Unim Mojokerto yang turut aktif membina atlet Taekwondo.
“Kami bangga Unim Mojokerto dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan yang positif seperti ini. UKT tidak hanya mengasah kemampuan fisik dan teknik, tetapi juga melatih karakter, disiplin, dan mental juara para atlet muda. Ke depan, Prodi PKO FKIP Unim Mojokerto siap berkolaborasi dengan Pengkab dan KONI Kabupaten Mojokerto untuk menyukseskan program pemusatan latihan, khususnya pada cabang olahraga Taekwondo,” jelas Dekan FKIP Unim Mojokerto, Dr. Deka Anjariyah memberi apresiasi.
Sementara, salah satu peserta UKT yakni Zubi dari SDIT Buahati Islamic School Mojokerto yang mengikuti UKT untuk sabuk kuning, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan ini. “Saya ingin terus naik sabuk dan nanti ikut kejuaraan tingkat nasional. Senang bisa latihan bareng dan ketemu teman-teman dari klub lain,” bebernya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








