• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
hewan kurban

Yuyun Derawanto, salah satu penjual hewan kurban di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Tegal Besar, Kabupaten Jember. (Foto: Diki Febrianto)  

Peternak di Jember Mengeluh Kesulitan Jual Hewan Kurban Hingga Jelang Iduladha

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Jelang Iduladha yang tinggal empat hari lagi, para peternak di Kabupaten Jember menghadapi kondisi pasar hewan kurban, khususnya kambing yang masih lesu.

Minat masyarakat untuk membeli kambing kurban mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Imron Idal, seorang peternak dari Dusun Krajan, Desa Garahan Jati, Kecamatan Silo, mengungkapkan keprihatinannya karena kambing-kambing yang dipeliharanya belum ada yang laku terjual.

You might also like

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM
Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM

“Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, saya bisa menjual lima ekor lebih kambing, sedangkan sekarang tidak ada penjualan sama sekali,” ujar Imron Idal pada Selasa (3/6/2025).

Keadaan itu diperparah dengan menurunnya harga kambing di pasaran. Menurutnya, di tahun 2024 lalu, harga kambing, khususnya berjenis kelamin jantan dengan kisaran umur diatas tiga tahun memiliki harga sekitar Rp4.000.000 hingga Rp5.000.000 per ekor.

Sementara itu, di tahun 2025 ini, harga dengan jenis dan umur kambing yang sama, memiliki patokan harga di Rp3.000.000 per ekornya. Peternak ini menerka-nerka bahwa lesunya penjualan kambing, khususnya di wilayah pedesaan, disebabkan oleh mundurnya jadwal panen.

“Mayoritas pembeli kambing di desa adalah para petani. Namun kondisi pertanian saat ini terganggu karena jadwal panen yang tidak sesuai akibat musim hujan yang masih berlanjut,” jelasnya.

Nasib serupa juga dialami Ahmad Taufik, sesama peternak kambing dari lokasi yang sama. Dia mengaku belum berhasil menjual seekor pun kambing sejak beberapa hari terakhir. Padahal Iduladha mulai dekat.

“Sudah berhari-hari tidak ada pembeli sama sekali, padahal Iduladha sudah di depan mata,” ujarnya. Menghadapi situasi ini, Taufik hanya bisa bersabar sambil tetap optimis akan ada pembeli sebelum hari raya tiba.

“Jika memang tidak ada yang membeli, saya hanya bisa melanjutkan rutinitas merawat kambing dan membersihkan kandang seperti biasa,” tutupnya dengan nada pasrah.

Sedikit berbeda dengan keadaan di pusat Kabupaten Jember. Tepatnya di bursa penjual hewan kurban yang berjajar di sepanjang jalan Teuku Umar, Kecamatan Tegal Besar, Kabupaten Jember.

Salah seorang pedagang hewan kurban, Yuyun Derawanto mengatakan bahwa sejak dua pekan lalu membuka lapaknya bersama para penjual yang lain. Segala persiapan telah dilakukan, mulai dari membuat kandang hingga mempersiapkan kondisi hewan kurban yang akan dijual.

“Sebelum saya bawa ke sini (di tepi Jalan Teuku Umar, Red), hewan ternak kurban ini memanggil mantri hewan untuk diperiksa kesehatanya. Alhamdulillah kondisi yang ada disini sehat semua,” kata Yuyun Derawanto.

Sedangkan terkait penjual, pria yang akrab disapa Pak Yuyun itu mengaku bahwa, meski telah berjualan selama 15 hari, baru laku sebanyak lima kambing. Berbanding terbalik dari tahun sebelumnya, dimana ia dapat menjual hampir dua kali lipat jumlah tersebut.

“Padahal di tahun lalu, di hari ke-15 saya berjualan, ada sebanyak 15 ekor kambing yang dapat saya jual,” ungkap Pak Yuyun.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita jemberIdul Adha 2025IduladhaIduladha 2025JemberKabupaten Jember
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

Next Post
granat dalam rumah kosong

Heboh! Granat Kondisi Berkarat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Tuban

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID