TUBAN, Tugujatim.id – Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyampaikan kekesalan atas maraknya pencurian kabel penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik wilayah kabupaten. Sejumlah kabel PJU di Tuban yang belum lama dipasang justru lenyap begitu saja, diduga kuat diambil oleh tangan-tangan tidak bertanggung jawab.
Hilangnya kabel PJU di Tuban ini ditemukan di berbagai lokasi, mulai dari Dusun Tlogonongko di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, hingga di Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan. Insiden serupa juga terdeteksi di jalur-jalur penerangan jalan seperti di Desa Karanglo, Desa Nguluhan, Desa Jetak, serta Desa Sendanghaji, Kecamatan Merakurak.
Baca Juga: Bupati Pertanyakan Motif Kembali Tesebarnya Video Lama Mobil Dinas Tuban di Tempat Hiburan Malam
“Baru saja kabel itu kami pasang, sudah ada yang nekat copot. Ini kan sangat memprihatinkan,” ungkap Lindra setelah Persetujuan Eksekutif dan DPRD Tuban, Raperda RPJMD 2025-2030, Rabu (04/06/2025).
Menurut dia, insiden hilangnya kabel PJU di Tuban tersebut tidak hanya merugikan dari sisi anggaran, tetapi juga berbahaya bagi masyarakat sekitar. Dia mengingatkan, pencurian kabel listrik bisa berdampak fatal, bahkan bisa memicu kecelakaan listrik jika tidak ditangani dengan baik.
Lindra menekankan, pembangunan infrastruktur, termasuk PJU, bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Dia meminta keterlibatan masyarakat untuk menjaga hasil pembangunan bersama.
“Kalau sudah dibangun, bukan berarti lantas semuanya jadi beban pemerintah. Kami ini pemerintah, tapi yang diurus juga banyak. Maka saya mohon, masyarakat juga ikut andil menjaga,” ujarnya.
Potensi Bahaya Kelistrikan
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tuban ini juga menyebut, pencurian kabel ini bukan perkara sepele. Selain menyebabkan kawasan menjadi gelap dan rawan kecelakaan, potensi bahaya akibat kelistrikan juga mengintai.
“Kalau nanti ada yang kesetrum karena nyabut kabel sembarangan, pemerintah juga yang dituding. Padahal belum tentu tahu kejadiannya seperti apa,” lanjut Lindra.
Melihat maraknya pencurian kabel, Lindra menduga ada keterlibatan oknum tertentu yang bermain secara sistematis. Dia merasa tindakan pencurian kabel tidak mungkin dilakukan secara diam-diam tanpa sepengetahuan warga sekitar.
“Logikanya, kabel itu kan bukan barang kecil. Hilangnya pasti ada yang lihat. Kalau bisa terang-terangan dicopot, berarti ada yang tutup mata,” tambahnya.
Bupati muda ini mengajak warga untuk lebih peka dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar tiang PJU.
Di sisi lain, isu kelistrikan juga mencuat dalam pembahasan Raperda RPJMD 2025-2029. Fraksi PKB melalui juru bicaranya, Mutafaridah, mendorong Pemkab Tuban untuk memulai percontohan pembangunan dan pengembangan kendaraan listrik di salah satu organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah itu diharapkan dapat mendukung target penurunan emisi gas rumah kaca sesuai agenda nasional.
“Kami berharap pembangunan fasilitas kendaraan listrik bisa dimulai secara konkret di satu OPD sebagai percontohan,” kata Mutafaridah dalam rapat paripurna.
Langkah tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan berkelanjutan serta penguatan infrastruktur ramah lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








