TUBAN, Tugujatim.id – Menyambut Iduladha 1446 H, PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar menyalurkan puluhan hewan kurban ke masyarakat sekitar. Total ada 2 ekor sapi, 13 domba, dan 11 kambing yang disebar ke berbagai titik, termasuk Masjid Agung Tuban dan desa-desa ring satu seperti Beji, Wadung, Kaliuntu, Mentoso, serta Rawasan.
Menariknya, sebagian besar hewan kurban tersebut bukan dibeli dari luar, melainkan merupakan hasil ternak dari Kandang Komunal Satria Padu, sebuah kelompok peternak lokal binaan PLN melalui program CSR.
Baca Juga: Cek Kesehatan, Hewan Kurban di Tuban Diperiksa sebelum Iduladha
“Kami bangga karena ini adalah panen perdana dari kelompok peternak yang sebelumnya kami dampingi. Mereka bagian dari masyarakat ring satu yang kami berdayakan,” ungkap Manager PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar Agung Priambodo pada Rabu (05/06/2025).
Agung menyebut, pembagian hewan kurban ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi bagian dari rantai pemberdayaan ekonomi warga. Program ini telah membentuk sebuah sistem terintegrasi—antara peternakan, pertanian, hingga pemanfaatan limbah sebagai energi alternatif.
“Harapannya, peternakan bisa terus tumbuh, disusul dengan sektor pertanian. Ke depan, limbah pertanian juga bisa kami manfaatkan untuk co-firing biomassa PLTU, jadi semua saling menguatkan,” jelasnya.
Agung juga menuturkan, jumlah hewan yang dibagikan tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya. Dia berharap, tren positif ini terus berlanjut dan memberi manfaat yang lebih besar kepada masyarakat sekitar.
“Doakan saja tahun depan bisa lebih banyak lagi. Prinsip kami jelas: dari masyarakat, oleh masyarakat, untuk masyarakat,” tegasnya.
Karang Taruna Kelola Hewan Kurban
Sementara itu, Kepala Desa Beji Zainal Arifin mengapresiasi atas kontribusi PLN Nusantara Power yang rutin menyalurkan hewan kurban ke desanya setiap tahun.
“Alhamdulillah, warga sangat terbantu. Setidaknya, masyarakat yang biasanya tidak mendapat bagian daging bisa merasakan momen Iduladha ini,” ujar Arifin saat ditemui di kantor desanya.
Arifin juga menambahkan, hewan kurban yang diterima desanya dikelola oleh anak-anak Karang Taruna, bukan langsung oleh pengurus masjid. Langkah ini diambil agar pembagian lebih merata dan menyentuh kalangan muda.
“Kami ingin Karang Taruna juga aktif, bukan hanya urusan masjid. Biasanya setelah disembelih, dagingnya kami bagi ke tetangga dan warga yang membutuhkan,” tambahnya.
Program ini telah berjalan selama bertahun-tahun dan menjadi bagian dari tradisi kolaboratif antara PLN dan masyarakat. Tidak hanya membagikan hewan kurban, tapi juga membangun kemandirian ekonomi warga melalui pelatihan, pendampingan, dan akses pemasaran hasil ternak.
Dengan pendekatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar sekali lagi menunjukkan bahwa tanggung jawab sosial bisa menjadi jalan untuk menciptakan keberlanjutan dan kesejahteraan bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








