MOJOKERTO, Tugujatim.id –AKDP Mojokerto-Batu via Cangar masih ngandang, kendati jalur Pacet-Cangar sudah dibuka 24 jam pasca longsor.
Belum ada tanda-tanda armada besutan perusahaan otobus (PO) Bagong ini beroperasi seperti sediakala.
Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Prasarana Perhubungan Lalu Lintas Angkutan Jalan (UPT P3 LLAJ) Mojokerto Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim melalui Kasi Dalops Akhmad Yazid mengatakan, angkutan Mojokerto-Batu via Cangar belum beroperasi kembali setelah adanya peristiwa longsor di Pacet beberapa waktu lalu.
Dengan demikian, armada bertarif Rp40.000 ini masih ngandang di Terminal Kertajaya Mojokerto.
“Masih belum tahu kapan (beroperasi kembali), menunggu perintah pimpinan,” terang Yazid, Selasa (17/06/2025).
Selain itu, pihak PO Bagong sendiri masih akan melakukan survei sebelum memutuskan armada Mojokerto-Batu beroperasi kembali. Tak hanya melihat keamanan dan kelayakan jalur pasca peristiwa longsor, survei juga dilakukan untuk mengukur minat masyarakat akan angkutan tersebut.
Pasalnya, meski armada ini sempat mengaspal lagi pada pertengahan Mei 2025 lalu, ternyata kunjungan penumpang tak setinggi sebelum peristiwa longsor.
“Sempat beroperasi sepekan, namun libur lagi. Nanti pihak PO masih survei dulu terutama soal animo masyarakat terkait armada itu,” tandas Yazid.
Sebelumnya, jalur Pacet-Cangar yang masuk kawasan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jatim, kembali dibuka 24 jam per Jumat (13/06/2025). Meski demikian, jalur utama penghubung Kabupaten Mojokerto dengan Kota Batu ini tetap menggunakan skema buka tutup bila terjadi cuaca buruk seperti angin kencang atau hujan deras.
BACA JUGA: Waspada, Pohon Tumbang Masih Bayangi Jalur Pacet-Cangar
“Sudah dibuka lagi 24 jam, namun juga masih sewaktu-waktu ditutup bila terjadi cuaca buruk, seperti yang berlaku sebelumnya,” terang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Abdul Khakim pada Jumat (13/06/2025) lalu.
Keputusan buka jalur Pacet-Cangar ini diambil setelah jajaran dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengevaluasi lapangan di Rest Area Sendi, Kamis (12/06/2025).
Sementara itu, pengerjaan perbaikan jalur Pacet-Cangar pasca longsor menjadi salah satu pertimbangan dibuka kembali 24 jam untuk jalur tersebut. “Namun sekali lagi tetap ada catatan, yaitu sewaktu-waktu jalur bisa ditutup bila cuaca ekstrem melanda jalur yang dimaksud,” tandas Khakim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








