TUBAN, Tugujatim.id – PT Pertamina Patra Niaga angkat bicara terkait truk tangki kecelakaan di Tuban.
Kecelakaan maut melibatkan truk tangki Pertamina di Jalan Pakah–Soko, Desa Trutup, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, pada Senin (16/6/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.
PT Pertamina Patra Niaga menyatakan masih menunggu penjelasan resmi dari pengemudi yang kini sedang dalam perawatan medis.
“Kami belum bisa menyimpulkan karena keterangan lengkap dari awak mobil tangki masih kami tunggu. Yang bersangkutan saat ini masih dirawat,” terang Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, kepada media, Selasa (17/6/2025).
Pihak perusahaan juga menegaskan akan mengikuti proses hukum jika memang terbukti terjadi pelanggaran dalam insiden ini.

“Apabila nanti hasil penyelidikan menunjukkan ada unsur pelanggaran lalu lintas, maka perusahaan tidak akan menghalangi proses hukum. Kami akan patuh pada ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.
Sebelumnya kecelakaan maut terjadi di Jalan Pakah–Soko, Desa Trutup, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Senin (16/6/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Insiden ini menewaskan satu orang dan menyebabkan tiga lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa tragis ini bermula ketika sebuah truk tangki Hino Dutro bertuliskan Pertamina bernomor polisi W-8715-UK yang dikemudikan Rakha Alfian Firman Hakim (27), melaju dari arah timur ke barat.
Diduga karena kurang konsentrasi, kendaraan besar tersebut oleng ke kanan dan menabrak dump truk tronton Fuso L-8789-US yang dikemudikan Mujiko (50).
Tak berhenti sampai di situ, truk tangki yang hilang kendali itu juga menghantam dua sepeda motor yang tengah melaju searah di belakangnya.
BACA JUGA: Pasca Tabrakan Beruntun di Tuban, Sopir Truk Tangki Pertamina Jadi Tersangka
Sepeda motor Supra X bernomor polisi S-4310-FP yang dikendarai Ahmad Sofil Murod (33) dengan penumpangnya Dwi Handoko (33), serta sepeda motor Honda Beat S-5808-EK yang dikemudikan Andafani (27), turut menjadi korban dalam insiden ini.
Akibat kecelakaan tersebut, Ahmad Sofil Murod yang berasal dari Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, mengalami luka parah dan sempat dilarikan ke Puskesmas Plumpang. Sayangnya, nyawanya tak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia saat dalam perawatan medis.
Sementara itu, tiga korban lainnya yakni pengemudi truk tangki Rakha Alfian, penumpang motor Dwi Handoko, dan pengendara Honda Beat Andafani mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Penyebab utama kecelakaan ini adalah, pihak kepolisian menduga kurangnya konsentrasi dari pengemudi truk tangki yang bertuliskan Pertamina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








