TUBAN, Tugujatim.id – Momen Satu Suro di Kabupaten Tuban diwarnai serangkaian kecelakaan maut, salah satu di antaranya kecelakaan maut Bus Agra Mas tewaskan pengendara Sepeda Motor di Tuban.
Setelah dua pelajar asal Lamongan meregang nyawa dihantam bus Pariwisata di Jalur Pantura Tuban-Widang, insiden serupa kembali terjadi di lokasi berbeda, tepatnya di Jalan Parengan–Jatirogo, Kecamatan Bangilan, Jumat (27/6/2025).
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor dan sebuah bus antarkota jurusan Bojonegoro–Jakarta. Seorang pria bernama Suwadi (52), warga Desa Sendang, Kecamatan Senori, Tuban, dinyatakan meninggal dunia setelah motor yang ia kendarai dihantam bus saat hendak menyeberang jalan.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyono menjelaskan, kecelakaan bermula saat Suwadi menyeberang dari arah utara ke selatan dan hendak belok ke arah barat.
Di saat bersamaan, sebuah bus PO Agra Mas dengan nomor polisi B 7453 yang dikemudikan Muhammad Thufan (30), warga Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah yang melaju kencang dari arah timur.
“Tabrakan tak terhindarkan. Posisi tabrakannya mengenai bagian samping depan motor. Suwadi terpental dan mengalami luka berat,” terang Iptu Eko, Minggu (29/6/2025).
BACA JUGA: Jalur Jember-Banyuwangi via Gumitir Ditutup Dua Bulan Demi Pemulihan Infrastruktur Jalan
Tabrakan terjadi di sisi depan bus dan samping motor. Suwadi langsung terpental dan mengalami luka parah di beberapa bagian tubuhnya. Ia sempat dilarikan ke RSUD Ali Mansyur Jatirogo, namun nyawanya tak tertolong dalam perjalanan.
“Sopir bus kini tengah dimintai keterangan untuk penyelidikan lebih lanjut,”ucapnya.
Eko menyebutkan, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengendara motor yang kurang berhati-hati saat hendak menyeberang. “Diduga korban kurang memperhatikan kondisi arus lalu lintas sebelum menyeberang,” ungkapnya.
Pihak berwajib mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat berkendara di jalur rawan kecelakaan seperti di wilayah Tuban dan sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








