• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kopi

Ilustrasi Kopi/ Istimewa

Target 10 Ton Ekspor Kopi Robusta Jember ke Jepang

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Kabupaten Jember bersiap memasuki era baru industri kopi dengan rencana ekspor kopi robusta perdana ke Jepang. Koperasi Desa Merah Putih Sidomulyo, Kecamatan Silo, akan menjadi eksportir utama dengan target permintaan 10 ton per bulan dari buyer Jepang.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Jember, Sartini, mengungkapkan bahwa panen raya kopi akan dimulai pada Juni hingga Agustus 2025, khususnya di wilayah Kecamatan Silo. Untuk mempersiapkan ekspor tersebut, Diskopum akan menggelar kegiatan komunal branding yang melibatkan para petani kopi penyangga.

You might also like

Gading Gajah

Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Gading Gajah, Kupu-Kupu Langka dan Benih Lobster ke Luar Negeri

30/06/2026 12:15 PM
Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

05/06/2026 8:55 AM

“Harapannya para petani akan memetik kopi merah sesuai kebutuhan buyer dari Jepang. Pihak buyer menghendaki kopi yang petik merah, sedangkan yang berwarna kuning dan hijau tetap akan dibeli namun dengan harga berbeda,” jelas Sartini pada Minggu (29/6/2025).

Kopi yang tidak memenuhi standar ekspor (asalan) akan dipasarkan di dalam negeri, baik di Kabupaten Jember maupun daerah lain, mengingat tingginya permintaan kopi domestik seiring menjamurnya kafe di berbagai wilayah.

Diskopum Jember
Kepala Diskopum Jember, Sartini saat ditemui di sela-sela acara Bunga Desaku di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. (Foto: Diki Febrianto)

Meski ekspor akan dilakukan oleh Koperasi Desa Merah Putih Sidomulyo, namun produksi kopi akan didukung oleh berbagai kecamatan lain di Jember melalui sistem komunal branding. “Brand-nya satu tapi penyangganya dari kecamatan dan desa penyangga yang lain,” ungkap Sartini.

Kecamatan yang akan menjadi penyangga meliputi Bangsalsari, Tanggul, Panti, Mumbulsari, Ledokombo, dan Mayang yang juga memiliki potensi kopi robusta yang besar.

Rencana ekspor perdana kopi Jember ke Jepang mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. Sartini menyebutkan bahwa dalam pertemuan dalam jaringan (daring) dengan Kementerian Koperasi, telah disampaikan undangan untuk melakukan launching ekspor perdana ke Jepang.

“Kepala Desa sudah menyampaikan undangan kepada Pak Menteri Koperasi untuk dapat hadir melakukan launching ekspor perdana ke Jepang,” kata Sartini.

Persiapan kelembagaan juga telah rampung. Koperasi Desa Merah Putih yang akan menjadi pelaksana ekspor telah memiliki akta pendirian dan SK badan hukum yang diterbitkan pada 15 Juni 2025. “Alhamdulillah per 15 Juni kemarin sudah 100% dan siap beroperasi,” ungkap Sartini.

Saat ini, Diskopum sedang mendampingi koperasi untuk mendapatkan Nomor Induk Koperasi dari Kementerian Koperasi, fasilitas NPWP koperasi, hingga pengurusan NIB (Nomor Induk Berusaha).

Untuk mendukung permodalan usaha, koperasi juga sedang dipersiapkan mengakses pembiayaan melalui Bank Himbara. Sesuai petunjuk Menteri Koordinator Bidang Pangan, setiap Koperasi Multipurpose (KMP) dapat memperoleh pembiayaan maksimal 3 miliar rupiah pada tahap pertama.

“Kami mendampingi mereka membuat proposal, rencana kerja, dan rencana anggaran pendapatan belanja agar bisa segera mengakses pembiayaan di Bank Himbara,” jelas Sartini.

BACA JUGA: Gus Fawait Lantik 20 Pejabat Eselon II, Dorong Percepatan Kerja Pemkab Jember

Sebagai pilot project, Koperasi Desa Merah Putih Sidomulyo telah mendapat fasilitasi dari LPDP (Lembaga Penyalur Dana Bergulir) Kementerian Koperasi. Setelah disurvei tim LPDP Jakarta, direncanakan pencairan dana sebesar 2,6 miliar rupiah akan dilakukan pada Juli 2025.

Selain fokus pada ekspor kopi, koperasi juga akan mengembangkan usaha lain sesuai kebutuhan masyarakat desa. Sartini mencontohkan kemungkinan koperasi menjadi distributor gas LPG 3 kg atau pupuk bersubsidi, yang akan dihitung berdasarkan jumlah kepala keluarga dan kebutuhan riil di desa.

“Pembiayaan disesuaikan dengan kebutuhan, tidak harus mengambil 3 miliar sekaligus. Semua harus berdasarkan analisis bisnis dan proyeksi pendapatan yang realistis,” pungkas Sartini.

Rencana ekspor kopi Jember ke Jepang ini diharapkan dapat menjadi terobosan baru dalam meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian daerah sekaligus memberdayakan ekonomi petani kopi di Kabupaten Jember.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita jemberDiskopum JemberJemberKabupaten Jember
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Gading Gajah

Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Gading Gajah, Kupu-Kupu Langka dan Benih Lobster ke Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
30/06/2026 12:15 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengungkap tiga kasus penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya alam yang melibatkan...

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Next Post
sopir ambulans

DPRD Jember Usulkan Kontrak PJLUP untuk Atasi Tunggakan Gaji Sopir Ambulans Desa

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID