TUBAN, Tugujatim.id – Tuban mencatat Kinerja Keuangan Terbaik Ketiga di Jawa Timur. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban mengantongi prestasi di bidang pengelolaan keuangan daerah.
Kali ini, berhasil masuk jajaran tiga besar kabupaten dengan realisasi pendapatan tertinggi di Jawa Timur untuk tahun anggaran 2024. Capaian itu diumumkan dalam Rapat Monitoring Sinergitas Pemungutan Pajak Daerah dan Opsen Pajak yang digelar Pemprov Jatim di Hotel Novotel Samator, Surabaya, Kamis (3/7/2025).
Tak tanggung-tanggung, Tuban mencatat realisasi pendapatan hingga 106,29 persen, melampaui rata-rata capaian kabupaten/kota di Jatim yang berada di angka 99,94 persen.
“Angka ini menunjukkan kemampuan Tuban mengelola pendapatan daerah secara efektif dan sinergis,” ungkap Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Horas Maurits Panjaitan, dalam sambutannya.
Rapat ini dihadiri para Sekda kabupaten/kota se-Jatim serta jajaran kepala OPD terkait. Pemkab Tuban diwakili langsung oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) dan Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Tuban.
Keberhasilan ini disebut tak lepas dari kerja sama lintas instansi di level daerah yang terus mendorong inovasi dan efisiensi. Pendekatan kolaboratif, adaptif, dan penggunaan sistem berbasis teknologi disebut jadi kunci utama.
Menurut Kepala BPKPAD Tuban, Agung Tri Wibowo, capaian ini menjadi bukti bahwa reformasi tata kelola keuangan daerah berjalan ke arah yang tepat.
“Kami akan terus mendorong pembenahan sistem informasi, penguatan SDM, dan optimalisasi potensi daerah. Harapannya, ini bisa jadi semangat baru untuk memperkuat pelayanan publik dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Selain ajang apresiasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan SIAP Penda (Sistem Informasi Akuntabilitas Pajak dan Pendapatan Daerah), aplikasi anyar yang dikembangkan Pemprov Jatim.
Aplikasi ini bertujuan mendukung akurasi data pajak kendaraan bermotor, memberi pengingat jatuh tempo, dan mempermudah proses penagihan pajak.
Langkah ini diambil sebagai bentuk upaya memperkuat transparansi, efisiensi, dan integrasi sistem pajak daerah. Harapannya, bisa menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kemandirian fiskal daerah.
Dengan realisasi pendapatan yang melampaui target, Pemkab Tuban dinilai berhasil membangun sistem pengelolaan yang tak hanya andal di atas kertas, tetapi juga nyata dampaknya bagi masyarakat.
Prestasi ini juga diharapkan bisa memotivasi daerah lain agar terus memperbaiki sistem keuangan dan memperkuat sinergi antarlembaga.
“Yang paling penting, prestasi ini bukan tujuan akhir. Tapi menjadi pengingat bahwa kinerja harus terus dijaga dan ditingkatkan,” pungkas Agung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








