JEMBER, Tugujatim.id – Tim pengabdian kepada masyarakat dari Politeknik Negeri Jember (Polije) menggelar pelatihan keterampilan dasar membaca teks bahasa Inggris. Pengabdian Polije ini diperuntukkan bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Islam (SMKSI) Darul Istiqomah Jember.
Kegiatan Polije ini menjadi salah satu upaya peningkatan literasi bahasa Inggris yang harus dikuasai siswa, khususnya di jenjang pendidikan vokasional.
Tim ini terdiri dari lima dosen Jurusan Bahasa, Komunikasi dan Pariwisata Politeknik Negeri Jember. Yakni Agus Setia Budi, Cholimatus Zuhro, Nila Susanti, Alfi Hidayatu Miqawati, dan Fitri Wijayanti.
Ketua tim pelaksana kegiatan Agus Setia Budi menyampaikan, pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Polije dalam mendukung peningkatan literasi berbahasa Inggris di kalangan pelajar vokasi.
“Kami melihat bahwa banyak siswa masih kesulitan membaca teks bahasa Inggris secara mandiri. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali mereka dengan strategi membaca yang kontekstual dan aplikatif, sehingga mereka siap menghadapi tantangan akademik maupun dunia kerja,” ujar Agus Setia Budi selaku dosen Program Studi Bahasa Inggris, Politeknik Negeri Jember.

Pelatihan ini dirancang sebagai respons terhadap rendahnya kemampuan siswa dalam memahami teks fungsional berbahasa Inggris, yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja. Kegiatan berlangsung selama enam pertemuan dan dilaksanakan secara langsung melalui kombinasi metode ceramah dan praktik.
Tidak hanya itu, materi pelatihan ini menekankan pada strategi membaca efektif, seperti teknik skimming, scanning, identifikasi topik, ide utama, ide pendukung, hingga pemahaman terhadap WH-Questions. Sehingga para siswa dibimbing untuk mengenali informasi secara cepat dan akurat, serta meningkatkan daya kritis dalam memahami isi teks.
Teknik Membaca Penting Akses Informasi Global
Agus menambahkan, pendekatan yang digunakan dirancang kolaboratif dan berbasis diskusi dengan tujuan mengaktifkan partisipasi siswa secara menyeluruh. Menurut dia, penguasaan teknik membaca yang baik tidak hanya menunjang pembelajaran di kelas, namun penting untuk mengakses informasi global.
Sebelum pelatihan dilaksanakan, tim ini melakukan observasi dan wawancara dengan pihak sekolah untuk mengidentifikasi kebutuhan serta hambatan yang dihadapi siswa. Selanjutnya, materi disusun dari berbagai sumber yang disesuaikan dengan latar belakang siswa SMK dan dikembangkan agar relevan secara fungsional.

Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan menunjukkan hasil positif. Mayoritas siswa mengalami peningkatan dalam memahami struktur dan isi teks, meskipun beberapa masih membutuhkan waktu lebih untuk membedakan antara informasi utama dan detail.
“Hasil evaluasi menunjukkan bahwa teknik skimming dan scanning sangat membantu siswa dalam membaca cepat dan memahami informasi inti. Meski masih ada kendala pada WH-Questions, hal itu bisa dilatih secara bertahap,” jelas Agus.
Program ini tidak hanya mendapat sambutan positif dari siswa dan guru pendamping, tetapi juga menjadi rujukan untuk pengembangan kegiatan pengabdian kepada masyarakat selanjutnya. Polije berharap, model pelatihan serupa dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain untuk memperkuat kompetensi dasar berbahasa Inggris, khususnya dalam membaca teks-teks yang berkaitan langsung dengan dunia kerja. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Agus Setia Budi, Cholimatus Zuhro, Nila Susanti, Alfi Hidayatu Miqawati, Fitri Wijayanti
(Dosen Jurusan Bahasa, Komunikasi dan Pariwisata Politeknik Negeri Jember)
Editor: Dwi Lindawati








