TUBAN, Tugujatim.id – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Persandian (Diskominfo dan SP) Kabupaten Tuban, menerima masasukan dari penyandang disabilitas netra soal fitur website Pemkab yang belum ramah disabilitas.
Kepala Diskominfo dan SP Kabupaten Tuban, Arif Handoyo, mengatakan bahwa sebenarnya fitur aksesibilitas sudah disematkan di website tersebut. Namun, pihaknya mengakui bahwa fitur tersebut masih belum sepenuhnya efektif saat digunakan oleh penyandang disabilitas, terutama tunanetra.
“Memang sudah ada fitur aksesibilitas, posisinya di pojok kiri bawah, berupa ikon lingkaran biru. Tapi dari hasil audiensi pagi tadi, kami menerima masukan bahwa fitur itu justru belum berjalan optimal bagi pengguna netra,” jelas Arif, Kamis (25/7/2025).
Menurut Arif, masukan dari audiensi dengan DPC Pertuni Tuban menjadi bahan evaluasi penting. Terutama soal bagaimana teknologi yang digunakan dalam website dapat benar-benar diakses menggunakan aplikasi pembaca layar seperti NVDA (Non Visual Desktop Access), yang umum dipakai penyandang tunanetra.
“Ke depan, kami akan lakukan penyesuaian. Termasuk uji coba atau penetration test menggunakan NVDA, untuk memastikan website benar-benar bisa dibaca dengan nyaman oleh teman-teman disabilitas,” ujarnya.
Arif juga menegaskan bahwa Diskominfo Tuban sangat terbuka terhadap kolaborasi, terutama dalam pengembangan teknologi inklusif. Ia menyebut, selama ini pengembangan web dilakukan berdasarkan standar umum, namun belum secara khusus melibatkan komunitas disabilitas sebagai pengguna.
“Justru audiensi ini jadi titik awal yang bagus. Kami akan libatkan penyandang disabilitas, terutama dari Pertuni, dalam tahap pengembangan berikutnya,” tambahnya.
Ia berharap, masukan dari komunitas disabilitas bisa jadi acuan penting dalam menciptakan layanan digital yang benar-benar inklusif dan bisa digunakan semua kalangan, tanpa terkecuali.
“Pemkab Tuban ingin mewujudkan keterbukaan informasi untuk semua. Termasuk memastikan bahwa layanan digital kami bisa dijangkau siapa pun, baik masyarakat umum maupun teman-teman disabilitas,” kata Arif.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Tuban untuk terus berbenah dalam menghadirkan layanan publik berbasis teknologi yang ramah, adil, dan inklusif.
Diskominfo Tuban juga akan menjalin komunikasi intensif dengan komunitas disabilitas sebagai mitra dalam pengembangan sistem digital. Tujuannya, agar setiap kebijakan atau fitur digital yang diluncurkan benar-benar sesuai kebutuhan pengguna di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








