• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sekolah Rakyat di Kota Malang.

Permasalahan Sekolah Rakyat di Kota Malang. (Foto: dok)

Masalah-Masalah Sekolah Rakyat di Kota Malang yang Perlu Dibereskan

Dwi Linda by Dwi Linda
10 months ago
in Advertorial, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Sekolah Rakyat (SR) menengah pertama di Kota Malang sudah aktif, namun ditemukan sejumlah masalah yang perlu dibereskan. Apa saja masalah-masalah Sekolah Rakyat di Kota Malang yang perlu dibereskan?

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meninjau langsung SR di Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Sebelumnya, Amithya juga menyampaikan masalah-masalah Sekolah Rakyat di Kota Malang ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI agar segera mendapat penanganan.

You might also like

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

13/06/2026 12:15 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

“Kami (DPRD) menghimpun banyak data masalah. Makanya saya sampaikan ke Kemensos dulu sebelum sidak,” ujarnya saat reses di rumah dinas, Selasa malam (05/08/2025).

Baca Juga: DPRD Kota Malang Pesan Pembentukan OPD Baru Mampu Optimalkan Pelayanan Publik

Apa saja masalah di Sekolah Rakyat di Kota Malang? Yang pertama adalah fasilitas. Amithya menyebut masih minimnya fasilitas penting pembelajaran, seperti laptop, mainan, dan buku.

“Nah ini infonya masih proses pengadaan oleh Kemensos,” jelasnya.

Yang kedua adalah masalah personalia. Saat ini belum banyak personel SR Kota Malang yang diaktifkan. Kendalanya, menurut Amithya, yaitu SK penempatan P3K tahap kedua yang masih belum beres.

“Masih banyak sekali personel yang ditempatkan, belum bisa kerja karena SK belum keluar,” kata politikus PDI Perjuangan itu.

Yang ketiga, adalah masalah fasilitas kesehatan. SR dengan sistem asrama, menampung peserta didik dengan kegiatan fulltime di lingkungan sekolah. Maka fasilitas kesehatan menurut Amithya, haruslah memadai.

Masalah Sekolah Rakyat di Malang.
Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita saat reses. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Kebutuhan akan tenaga medis menjadi poin penting. Selain itu, lanjut Amithya, perlu adanya fasilitas pendukung seperti mobil atau ambulans yang dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu untuk urusan medis.
Yang keempat adalah guru. Sementara ini, Sekolah Rakyat di Kota Malang masih diampu oleh 4 wali asuh. Padahal idealnya, satu wali asuh mengampu 10 peserta didik. Maka dari itu, SR Kota Malang memerlukan idealnya 10 wali asuh.

“Kendalanya sama, wali asuh ini masih terkendala penempatan,” imbuhnya.

Untuk sejumlah masalah tersebut, Amithya juga sudah berkoordinasi dengan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. Meskipun Sekolah Rakyat menjadi program pemerintah pusat, namun perlu pendampingan pemerintah daerah.

Apalagi di tahap awal pelaksanaan, pendampingan Pemkot Malang menurut Amithya menjadi sangat penting untuk menyukseskan program Sekolah Rakyat tersebut. Dinas sosial sebagai kepanjangan tangan Kemensos, dinas pendidikan untuk urusan proses belajar mengajar, serta dinas kesehatan yang perlu untuk sementara waktu menugaskan petugas medis yang stand by.

“Banyak sekali yang perlu didorong dan didampingi oleh perangkat daerah,” pungkasnya. (adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: M. Sholeh

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Malang hari iniDPRD Kota MalangKetua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani SirraduhitaKota Malang hari iniMalangProgram Sekolah Rakyat di MalangSekolah Rakyat di Malang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

by Dwi Linda
13/06/2026 12:15 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyelesaikan studi doktoralnya di Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

Jember

Oplah Jangkau 12 Ribu Hektare, Jember Genjot Produksi Pangan Lewat Modernisasi Pertanian

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah), Irigasi Perpompaan (Irpom), serta modernisasi...

ASN

Pemkab Jember Libatkan 22 Ribu ASN untuk Perkuat Branding Daerah di Ruang Digital

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 5:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mulai mengoptimalkan kekuatan komunikasi digital untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih...

Next Post
Truk di Ring Road Tuban.

Kurang Konsentrasi, Dua Truk di Ring Road Tuban Adu Moncong, Tiga Korban Luka-Luka

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID